Survei CNN: Duet Airlangga-Khofifah Berpotensi Menang di Pilpres 2024
Kamis, 27 April 2023 - 20:23 WIB
Lebih lanjut Dandy menyebutkan, preferensi publik terhadap kriteria dan kemampuan dari sosok presiden pengganti Jokowi, sebanyak 89,2 persen menginginkan sosok yang memiliki kemampuan dalam mengelola perekonomian nasional.
Hal ini agar bisa meningkatkan kedaulatan ekonomi rakyat dan mampu membayar utang Indonesia yang menumpuk. Lalu, ebanyak 90,2 persen menginginkan sosok yang memiliki kemampuan untuk bisa menyatukan masyarakat yang terpolarisasi akibat dampak politik 2019.
Hasil survei juga menunjukkan jika pemilu digelar hari ini, maka Partai Golkar dipilih sebanyak 19,8 persen, Gerindra 16,2 persen, PDIP 15,3 persen, Demokrat 7,4 persen, PKS 7,1 persen, NasDem 6,3 persen, PKB 5,3 persen, PPP 4,1 persen, PAN 2,9 persen, gabungan Parpol lain 4,7 persen, dan tidak memilih 10,9 persen.
Baca Juga: Airlangga Hartarto: Koalisi Besar Akan Siapkan RPJP 2025-2045
Terkait kinerja Pemerintanan Jokowi, Dandy mengatakan bahwa tingkat kepuasan masyarakat, terutama dalam bidang perekonomian nasional, cukup tiggi. Sebanyak 84,7 persen responden merasa puas, serta 15,3 persen tidak puas dan tidak memberikan jawaban.
Dalam survei ini juga mengukur kepuasan publik terhadap pemerintahan yang bersih dari korupsi di era Pemerintahan Jokowi. Sebanyak 80,9 persen menyatakan tidak puas terhadap Pemerintahan Jokowi dalam menerapkan pemerintahan yang bersih dari korupsi dan pungli.
Hal ini tergambar dari kehidupan hedonis para pejabat negara dan elite politik yang memamerkan harta dan kekuasaan dari hasil yang tidak jelas. Sebanyak 14,2 persen menyatakan puas dan selebihnya 4,9 persen tidak menjawab.
Hal ini agar bisa meningkatkan kedaulatan ekonomi rakyat dan mampu membayar utang Indonesia yang menumpuk. Lalu, ebanyak 90,2 persen menginginkan sosok yang memiliki kemampuan untuk bisa menyatukan masyarakat yang terpolarisasi akibat dampak politik 2019.
Hasil survei juga menunjukkan jika pemilu digelar hari ini, maka Partai Golkar dipilih sebanyak 19,8 persen, Gerindra 16,2 persen, PDIP 15,3 persen, Demokrat 7,4 persen, PKS 7,1 persen, NasDem 6,3 persen, PKB 5,3 persen, PPP 4,1 persen, PAN 2,9 persen, gabungan Parpol lain 4,7 persen, dan tidak memilih 10,9 persen.
Baca Juga: Airlangga Hartarto: Koalisi Besar Akan Siapkan RPJP 2025-2045
Terkait kinerja Pemerintanan Jokowi, Dandy mengatakan bahwa tingkat kepuasan masyarakat, terutama dalam bidang perekonomian nasional, cukup tiggi. Sebanyak 84,7 persen responden merasa puas, serta 15,3 persen tidak puas dan tidak memberikan jawaban.
Dalam survei ini juga mengukur kepuasan publik terhadap pemerintahan yang bersih dari korupsi di era Pemerintahan Jokowi. Sebanyak 80,9 persen menyatakan tidak puas terhadap Pemerintahan Jokowi dalam menerapkan pemerintahan yang bersih dari korupsi dan pungli.
Hal ini tergambar dari kehidupan hedonis para pejabat negara dan elite politik yang memamerkan harta dan kekuasaan dari hasil yang tidak jelas. Sebanyak 14,2 persen menyatakan puas dan selebihnya 4,9 persen tidak menjawab.
Lihat Juga :