Jokowi Kembali Tegur Menteri, Reshuffle Kabinet Disebut Masih Relevan

Selasa, 21 Juli 2020 - 09:19 WIB
Presiden Jokowi kembali menegur para pembantunya yang tidak segera membelanjakan anggaran negara secara cepat di tengah pandemi Corona (Covid-19). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegur para pembantunya yang tidak segera membelanjakan anggaran. Jokowi menginginkan jajarannya membelanjakan anggaran negara secara cepat di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Hal itu penting karena rakyat sangat membutuhkan. Meskipun cepat, penggunaan uang rakyat juga harus akuntabel.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opionion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, reshuffle kabinet tampaknya masih relevan. (Baca juga: Kembali Tegur Menteri, Jokowi: Percuma Punya Anggaran Tapi Tak Cepat Dibelanjakan)



"Karena Jokowi masih melihat lambatnya serapan anggaran belanja kementerian, akan berdampak dua hal jika kekecewaan yang terus diungkap tapi tidak ada tindakan reshuffle," kata Dedi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (21/7/2020).

(Baca juga: Analis Politik ke Jokowi: Tak Cukup Menegur, jika Perlu Reshuffle Menteri)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!