Perintah Siaga Tempur Panglima TNI Bikin Separatis-Teroris Papua Panik
Kamis, 20 April 2023 - 12:19 WIB
"Karena kita sekarang sudah mulai memisahkan antara penduduk sama gerilyawan atau separatis. Mereka mulai terdesak baik dari dalam maupun dari luar. Mereka mulai menggalang opini agar operasi tidak diteruskan. Jadi mereka terjepit," bebernya.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebelumnya menyatakan untuk meningkatkan status operasi militer di wilayah Nduga. Operasi militer siaga tempur bakal diterapkan di area terbatas. TNI dan Polri sudah memetakan area yang menjadi operasi siaga tempur. Area tersebut merupakan persembunyian atau markas KKB.
"Ya ke depan tetap operasi siaga tempur itu dengan area terbatas, dan itu mereka (KKB) terdesak," kata Julius.
Dalam operasi siaga tempur ini, pasukan gabungan telah menyisir dan memisahkan warga lokal dengan komplotan teroris KKB. Sebab, KKB kerap menggunakan wanita dan anak-anak saat menyerang pasukan gabungan.
Deteksi Area Kelompok Egianus Kogoya
Julius juga mengklaim pasukan gabungan TNI-Polri sudah mulai mendeteksi area persembunyian kelompok Egianus Kogoya. ”Bukan titik, tapi area. Areanya sudah diketahui," kata dia.Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebelumnya menyatakan untuk meningkatkan status operasi militer di wilayah Nduga. Operasi militer siaga tempur bakal diterapkan di area terbatas. TNI dan Polri sudah memetakan area yang menjadi operasi siaga tempur. Area tersebut merupakan persembunyian atau markas KKB.
"Ya ke depan tetap operasi siaga tempur itu dengan area terbatas, dan itu mereka (KKB) terdesak," kata Julius.
Dalam operasi siaga tempur ini, pasukan gabungan telah menyisir dan memisahkan warga lokal dengan komplotan teroris KKB. Sebab, KKB kerap menggunakan wanita dan anak-anak saat menyerang pasukan gabungan.
(muh)
Lihat Juga :