Pengamat Sebut Tak Mudah Makzulkan Presiden dan Bubarkan Parpol

Minggu, 19 Juli 2020 - 21:36 WIB
Sementara kata dia, tidak mudah pula membubarkan suatu partai politik yang sudah mengakar di tengah masyarakat. "Kenapa saya sebut mengakar, karena PDIP pemenang pemilu dua periode. Itu over tuntutan," kata Emrus.

Emrus menilai, dengan adanya tuntutan pemakzulan presiden dan pembubaran partai, posisi PDIP dan dukungan masyarakat ke presiden justru bisa semakin kuat. (Baca juga: Ketum PA 212: Kami Minta RUU HIP Dicabut Bukan Ditunda Apalagi Diganti Judul)

"Karena pendemo tidak cukup kuat mewujudkan apa yang dituntut. Artinya persepsi publik dan dukungan terhadap PDIP akibat peristiwa itu bukan malah menurun. Tapi malah menguatkan posisi presiden dan partai di tengah masyarakat. Buktinya tidak ada respons kan. Itu hanya sekelompok kecil demonstrasi saja," kata Emrus.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!