PP Persis: Kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Bisa Picu Amarah
Kamis, 16 Maret 2023 - 09:43 WIB
"Dalam situasi seperti ini, persatuan masyarakat dan integrasi nasional sepatutnya menjadi prioritas pemerintah. Dengan cara menghindari sikap atau kebijakan yang dapat membelah masyarakat," ujarnya.
Bagaimanapun, kata Jeje, menerima dan menjamin kehadiran Timnas Israel, akan menimbulkan pandangan masyarakat menjadi terbelah. Sebab yang diketahui dan diyakini mayoritas masyarakat Indonesia bahwa Israel sampai saat ini jelas-jelas sebagai penjajah bangsa Palestina.
"Apa arti menolak penjajahan di atas bumi dan tidak membuka hubungan diplomatik, jika dengan alasan olahraga dibolehkan? Lalu bagaimana jika kemudian dengan alasan bisnis dan perdagangan, atau pendidikan dan lain sebagainya? Sedang faktanya tindakan kekejaman dan kebrutalan tentara Zionis Israel kepada bangsa Palestina masih terus berlangsung,” tutur Ketua STAIPI Jakarta ini.
Hal yang sama disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Dia berpendapat agar negara bersikap konsisten sesuai amanat konstitusi. Penyelenggaraan ajang internasional apa pun, termasuk turnamen sepak bola, semestinya sejalan dengan ideologi politik negara tuan rumahnya.
Bagaimanapun, kata Jeje, menerima dan menjamin kehadiran Timnas Israel, akan menimbulkan pandangan masyarakat menjadi terbelah. Sebab yang diketahui dan diyakini mayoritas masyarakat Indonesia bahwa Israel sampai saat ini jelas-jelas sebagai penjajah bangsa Palestina.
Amanat Konstitusi
Dia mengingatkan bahwa konstitusi Indonesia tegas menolak penjajahan. Itu sebabnya sampai saat ini Indonesia tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Jika timnas Israel dipaksakan hadir di Indonesia, masyarakat akan menilanya sebagai pelecehan atau bahkan pelanggaran sengaja terhadap Pembukaaan Undang-Undang Dasar 1945"Apa arti menolak penjajahan di atas bumi dan tidak membuka hubungan diplomatik, jika dengan alasan olahraga dibolehkan? Lalu bagaimana jika kemudian dengan alasan bisnis dan perdagangan, atau pendidikan dan lain sebagainya? Sedang faktanya tindakan kekejaman dan kebrutalan tentara Zionis Israel kepada bangsa Palestina masih terus berlangsung,” tutur Ketua STAIPI Jakarta ini.
Hal yang sama disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Dia berpendapat agar negara bersikap konsisten sesuai amanat konstitusi. Penyelenggaraan ajang internasional apa pun, termasuk turnamen sepak bola, semestinya sejalan dengan ideologi politik negara tuan rumahnya.
Lihat Juga :