Kekerasan Anak Marak, Pengamat LIPI Tekankan Pendidikan dalam Keluarga
Senin, 13 Maret 2023 - 20:23 WIB
Menurutnya, tidak bisa dipungkiri peran perempuan, khususnya ibu, selalu dianggap tokoh krusial dalam pembentukan karakter anak dan disebut sebagai sekolah pertama (madrasatul ula) bagi anak. Namun, kerja sama orang tua dalam membentuk karakter anak merupakan bagian dari amanah Tuhan kepada umatnya.
"Karena umumnya, apalagi anak-anak di masa golden age itu kan biasanya melekat pada ibunya, tapi tanggung jawab anak itu adalah tanggung jawab berdua. Inilah pentingnya kita memahami keluarga berencana sehingga betul-betul siap, bukan hanya fisik, tetapi mental, sosial, finansial, bahkan spiritual, itu tidak mudah memang karena anak itu amanah," kata Musdah.
Ia mengemukakan banyak faktor yang dapat mempengaruhi lemahnya pendidikan karakter anak. Parenting yang baik menjadi solusi dan jalan keluar mencegah masuknya pengaruh budaya kekerasan di lingkungan anak dan remaja.
"Ada banyak faktor, faktor dalam keluarga, internal dan external. Parenting itu penting, bagaimana mengajarkan anak kita untuk cerdas, menjadi bapak, menjadi ibu yang baik itu nggak taken for granted, tapi harus melalui sebuah pendidikan gitu loh," ujarnya.
Membangun serta mempromosikan perdamaian, dan pencegahan kekerasan juga memiliki tantangan tersendiri menurut wanita yang juga seorang aktivis antikekerasan ini. Ia berharap tantangan yang ada tidak menyurutkan usaha pemerintah untuk mewujudkan perdamaian di masyarakat.
"Karena umumnya, apalagi anak-anak di masa golden age itu kan biasanya melekat pada ibunya, tapi tanggung jawab anak itu adalah tanggung jawab berdua. Inilah pentingnya kita memahami keluarga berencana sehingga betul-betul siap, bukan hanya fisik, tetapi mental, sosial, finansial, bahkan spiritual, itu tidak mudah memang karena anak itu amanah," kata Musdah.
Ia mengemukakan banyak faktor yang dapat mempengaruhi lemahnya pendidikan karakter anak. Parenting yang baik menjadi solusi dan jalan keluar mencegah masuknya pengaruh budaya kekerasan di lingkungan anak dan remaja.
"Ada banyak faktor, faktor dalam keluarga, internal dan external. Parenting itu penting, bagaimana mengajarkan anak kita untuk cerdas, menjadi bapak, menjadi ibu yang baik itu nggak taken for granted, tapi harus melalui sebuah pendidikan gitu loh," ujarnya.
Membangun serta mempromosikan perdamaian, dan pencegahan kekerasan juga memiliki tantangan tersendiri menurut wanita yang juga seorang aktivis antikekerasan ini. Ia berharap tantangan yang ada tidak menyurutkan usaha pemerintah untuk mewujudkan perdamaian di masyarakat.
Lihat Juga :