Panglima TNI Perluas Wilayah Pencarian Pilot Susi Air di Papua

Rabu, 08 Maret 2023 - 20:44 WIB
"Sampai saat ini masih belum diketemukan, tetapi operasi tetap jalan terus penyelamatan sandera itu, karena kita tetap menjaga supaya masyarakat sipil tidak terlibat dan kena kalau dari operasi istilahnya serentak itu khawatirnya penduduk akan kena karena mereka ini kan bersama-sama dengan penduduk," katanya.

Baca juga: Pilot Susi Air Disandera KKB, Susi Pudjiastuti Berdoa Philips Marks Dibebaskan Tanpa Syarat

"Jadi bukan di tempat yang seperti apa namanya penyelamatan terhadap sandera yang ada di pesawat atau suatu tempat, enggak. Ini dibawa ke pindah-pindah dan bersama dengan masyarakat. Ya sehingga kita tidak mau masyarakat menjadi korban hanya gara-gara ini," sambungnya.

Yudo menambahkan, pihaknya bisa saja langsung menyelematkan pilot asal Selandia Baru itu dengan menggunakan alutsista dan prajurit yang ada. Namun karena penyelamatan Kapten Philips bukan operasi militer, tindakan itu tidak bisa dilakukan. Sehingga masyarakat harus sabar menunggu kembalinya Kapten Philips. "Sehingga ya harus sabar, menyelesaikan ini tidak langsung desss operasi militer iya, ini bukan operasi militer, ingat, ini bukan operasi militer," katanya.

Diberitakan sebelumnya, KKB pimpinan Egianus Kogoya membakar pesawat milik Susi Air yang dipiloti Philip Merthens dan membawa lima penumpang dari Timika, pada Selasa 7 Februari 2023. Sampai saat ini, pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu masih disandera KKB.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!