Polri Dinilai Terus Berbenah, Kepercayaan Publik Mulai Pulih

Rabu, 01 Maret 2023 - 19:54 WIB
Berdasarkan survei LSI, kepercayaan publik kepada Polri naik dari 52% pada Januari menjadi 61% pada Februari 2023. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Polri melakukan pembenahan setelah peristiwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo Cs. Hasilnya kepercayaan publik kepada lembaga penegak hukum pimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu menunjukkan tanda mulai pulih.

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi memaparkan salah satu langkah konkret pembenahan yang dilakukan Polri, yakni melarang tilang manual oleh anggota kepolisian.



"Polisi mencoba cari jalan lain untuk memperbaiki citranya ke publik dengan masuk proses transparansi dan pelayanan publik yang baik untuk memperkecil interaksi polisi dengan masyarakat yang melanggar lalu lintas. Karena diminimalisasi penindakan diharapkan korupsi receh di jalan raya berkurang. Ini menunjukkan respons polisi untuk memperbaiki keadaan," kata Burhanuddin dalam rilis survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) bertajuk Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegakan Hukum, Isu-Isu Penegakan Hukum, dan PSSI secara virtual, Rabu (1/3/2023).

Baca juga: Survei LSI: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Masyarakat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!