Lemhannas: Indonesia Butuh 2 Pemilu Lagi agar Matang Berdemokrasi

Rabu, 22 Februari 2023 - 20:25 WIB
Namun dalam perjalanannya, kata Andi, Indonesia mengalami regresi atau kemunduran demokrasi dari Pemilu 2019 menuju 2023. Indeks demokrasi Indonesia bergerak turun dari angka tiga ke empat. Sementara skor maksimal lima. Hal tersebut, menurut Andi, terjadi karena residu Pemilu 2014 dan 2019 masih terbawa, seperti banyaknya berita bohong dan ujaran kebencian.

"Kami memiliki banyak indeks tentang demokrasi, kira-kira demokrasi itu top score-nya 5, terendah 1. Indonesia sedang bergerak dari tiga ke lima. Kira-kira begitu," katanya.

"Tapi dengan catatan, tahun 2019 menuju 2023 ini ada indikasi Indonesia mengalami regresi demokrasi. Residu pemilu (2104) dengan adanya hoaks, berita atau nuansa hate speech yang muncul. Fenomena regresi demokrasi ini terjadi hampir di seluruh negara," ujarnya.

Untuk itu, Lemhannas tengah mengkaji agar residu Pemilu 2014 dan 2019 tidak terbawa pada pemilu selanjutnya. "Kemudian salah satu yang harus kami kaji untuk mencegah regresi ini terjadi, saling menguatkan," ucapnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!