BNPB: Masyarakat Luwu Utara Butuh Air Bersih, Obat dan Makanan Siap Saji
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:47 WIB
Disamping itu, tim sudah menurunkan alat berat sebanyak 4 unit untuk membersihkan lumpur di Kecamatan Masamba. Enam unit eskavator dikerahkan di Kecamatan Baebunta. Banjir bandang ini membuat sejumlah fasilitas publik rusak. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang bekerja keras untuk memperbaiki jaringan listrik. Untuk telekomunikasi hanya provider XL yang dapat digunakan. (Baca juga: Begini Analisa Awal Penyebab Banjir Bandang di Masamba)
Raditya menjelaskan tim mengalami kesulitan dalam mengakses lokasi terdampak. Jalur antara pos komando dan daerah-daerah yang diterjang banjir tertimbun lumpur sehingga tim harus berputar sejauh 10 kilometer. Berdasarkan analisis sementara BPBD Luwu Utara, banjir ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir. Debit air hujan mengakibatkan sungai Masamba, Rongkang, dan Rada meluap.
Bencana di tengah pandemi Covid-19 tentu mengkhawatirkan karena masyarakat akan sulit menjalankan protokol kesehatan. Kabar baiknya, Luwu Utara termasuk wilayah dengan kategori risiko rendah atau zona kuning. “BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk waspada dan cermat dalam prosedur penanganan warga terdampak pascabanjir, khususnya di tengah pandemi Covid-19,” katanya.
Raditya menjelaskan tim mengalami kesulitan dalam mengakses lokasi terdampak. Jalur antara pos komando dan daerah-daerah yang diterjang banjir tertimbun lumpur sehingga tim harus berputar sejauh 10 kilometer. Berdasarkan analisis sementara BPBD Luwu Utara, banjir ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir. Debit air hujan mengakibatkan sungai Masamba, Rongkang, dan Rada meluap.
Bencana di tengah pandemi Covid-19 tentu mengkhawatirkan karena masyarakat akan sulit menjalankan protokol kesehatan. Kabar baiknya, Luwu Utara termasuk wilayah dengan kategori risiko rendah atau zona kuning. “BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk waspada dan cermat dalam prosedur penanganan warga terdampak pascabanjir, khususnya di tengah pandemi Covid-19,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :