BNPB Siapkan Antisipasi Hadapi Musim Kemarau 2023

Kamis, 16 Februari 2023 - 00:10 WIB


BNPB terus menjalin komunikasi intens dan berkoordinasi, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten hingga kota. Upaya ini diharapkan bisa memetakan kebutuhan terkait sumber daya manusia, dana dan peralatan dalam rangka penanganan potensi bencana kekeringan.

Menghadapi musim kemarau, BMKG memang mengeluarkan pernyataan akan lebih kering dibandingkan tiga tahun terakhir. Hal itu didorong karena kondisi La Nina selama tiga tahun sejak 2020 hingga 2022 yang berdampak pada melemahnya intensitas iklim basah.

”Namun secara umum kita sampaikan kondisi La Nina yang tiga tahun masih memengaruhi musim di Indonesia, dalam waktu ke depan ini akan mulai mengarah ke kondisi normal atau netral,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Klimatologi BMKG Dodo Gunawan.

Kondisi El Nino–Southern Oscillation (ENSO) netral diprediksi terus bertahan hingga pertengahan 2023. Kemungkinan akan ada beberapa daerah yang mendapatkan potensi curah hujan bulanan dengan kategori rendah (akumulasi kurang dari 100 mm/bulan).

Untuk Maret 2023, di bagian tengah Sulawesi Tengah. April di sebagian NTB, sebagian NTT, dan bagian tengah Sulawesi Tengah. Sementara di Mei 2023 pada bagian selatan Sumatera Selatan, pesisir utara Banten, DKI Jakarta.

Pesisir utara Jawa Barat, bagian timur Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT. Juni 2023 di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!