MPR Dorong Pemerintah Bangun Layanan Penanggulangan Kanker yang Memadai

Rabu, 08 Februari 2023 - 19:56 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan dari pembiayaan pengobatan penyakit katastrofik senilai Rp20 triliun pada 2022, sebesar 18%-nya untuk membiayai pengobatan kanker.

Ali mengungkapkan pihaknya juga mendorong upaya pencegahan lewat tes skrining berkala sehingga sejumlah potensi penyakit bisa dideteksi sejak dini, di samping imbauan menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian.

"Upaya tersebut harus diwujudkan lewat gerak bersama. Dari sisi masyarakat juga harus termotivasi untuk melakukan deteksi dini dan pola hidup sehat, serta memahami sejumlah regulasi dalam layanan jaminan kesehatan nasional (JKN)," jelasnya.

Ketua Tim Kerja Kanker dan Kelainan Darah Kemenkes Sandra mengatakan potensi kasus baru kanker cenderung meningkat karena 70% kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut. Padahal, bila kanker terdeteksi pada stadium I-III peluang sembuhnya bisa 9/10, sedangkan bila kanker terdeteksi pada stadium IV peluang sembuhnya hanya 1/10.

"Karena itu, Kemenkes menargetkan deteksi dini terhadap 41,8 juta perempuan berusia 30 tahun-50 tahun dengan capaian kinerja hingga saat ini 20,77%," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pada tahun ini pemerintah juga akan melakukan vaksinasi HPV di seluruh Indonesia, di samping juga ada penambahan manfaat dari JKN yang bisa membiayai pengobatan kanker paru dan usus, serta peningkatan kapasitas layanan kanker pada sejumlah rumah sakit di 34 provinsi di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!