Rayakan Natal di PTIK, Kapolri: Persatuan dan Kesatuan Bawa Indonesia lewati Masa Sulit
Selasa, 31 Januari 2023 - 12:45 WIB
Baca juga: Kapolri Instruksikan Jajarannya Bantu Turunkan Angka Stunting
Dengan terwujudnya toleransi beragama tersebut, Sigit menegaskan, hal itu tidak lepas dari terbangunnya rasa persatuan dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Sigit mengingatkan, semangat persatuan dan kesatuan dapat menjadi bekal serta jawaban bagi seluruh personel kepolisian untuk menghadapi tantangan zaman yang akan dihadapi saat ini dan ke depannya.
Salah satu contoh konkret terjaganya asa persatuan dan kesatuan, menurut Sigit, adalah mampu membawa Negara Indonesia keluar dari masa sulit di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian.
"Kemudian itu menjadi bekal kita di dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang akan kita hadapi di 2023 dan tentunya apabila kita tarik ke belakang bahwa bagaimana kemudian semangat persatuan dan kesatuan yang selama ini dibangun telah membawa bangsa kita, bangsa Indonesia bisa melewati masa-masa sulit dan menempatkan posisi Indonesia seperti posisi saat ini," ujar Sigit.
Menurut Sigit, tren positif yang terjadi di Indonesia dewasa ini merupakan wujud dari kerja keras bersama dari seluruh elemen bangsa yang tidak mengenal suku, agama, dan golongan.
"Semuanya bersatu padu, tidak mengenal kaya atau miskin semua bersatu padu untuk menghadapi situasi sulit. Saat itu kita menghadapi Covid-19 yang kemudian dihadapkan dengan dampak dari Covid itu sendiri yang mengarah kepada kebijakan-kebijakan apa yang harus dilakukan, melaksanakan pembatasan secara ketat atau terbatas, di satu sisi kita menghadapi situasi ekonomi yang juga ketahanan ekonomi kita juga dibatasi dan itu semua harus dipikirkan," ucap Sigit.
Dengan terwujudnya toleransi beragama tersebut, Sigit menegaskan, hal itu tidak lepas dari terbangunnya rasa persatuan dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Sigit mengingatkan, semangat persatuan dan kesatuan dapat menjadi bekal serta jawaban bagi seluruh personel kepolisian untuk menghadapi tantangan zaman yang akan dihadapi saat ini dan ke depannya.
Salah satu contoh konkret terjaganya asa persatuan dan kesatuan, menurut Sigit, adalah mampu membawa Negara Indonesia keluar dari masa sulit di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian.
"Kemudian itu menjadi bekal kita di dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang akan kita hadapi di 2023 dan tentunya apabila kita tarik ke belakang bahwa bagaimana kemudian semangat persatuan dan kesatuan yang selama ini dibangun telah membawa bangsa kita, bangsa Indonesia bisa melewati masa-masa sulit dan menempatkan posisi Indonesia seperti posisi saat ini," ujar Sigit.
Menurut Sigit, tren positif yang terjadi di Indonesia dewasa ini merupakan wujud dari kerja keras bersama dari seluruh elemen bangsa yang tidak mengenal suku, agama, dan golongan.
"Semuanya bersatu padu, tidak mengenal kaya atau miskin semua bersatu padu untuk menghadapi situasi sulit. Saat itu kita menghadapi Covid-19 yang kemudian dihadapkan dengan dampak dari Covid itu sendiri yang mengarah kepada kebijakan-kebijakan apa yang harus dilakukan, melaksanakan pembatasan secara ketat atau terbatas, di satu sisi kita menghadapi situasi ekonomi yang juga ketahanan ekonomi kita juga dibatasi dan itu semua harus dipikirkan," ucap Sigit.
Lihat Juga :