Demokrat, Nasdem, dan PKS Satu Frekuensi Calonkan Anies di Pilpres 2024
Jum'at, 27 Januari 2023 - 13:52 WIB
"Setelah Ketum AHY menegaskan Demokrat juga memiliki pandangan sama tentang mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut merupakan tokoh perubahan dan perbaikan, jadi sinyal kuat Koalisi Perubahan akan resmi terwujud. AHY lebih mengutamakan aspirasi rakyat yang menginginkan supaya Demokrat ikut menyokong pencalonan Anies lewat koalisi yang dibentuk bersama PKS dan Nasdem," jelasnya.
Begitu para ketum menandatangani kesepakatan koalisi, kata Syahrial, maka Anies cukup syarat dinyatakan sebagai calon presiden dari Koalisi Perubahan. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada partai lain yang juga ikut bergabung.
"Sedangkan siapa yang akan diusung sebagai calon wakil presiden, diserahkan kepada Anies menentukan dwitunggal yang harmonis, mampu menjaga keseimbangan koalisi dan berkontribusi memenangkan kontestasi di Pilpres 2024 . Tentu saja setelah kesepakatan koalisi terbentuk yang akan digodok di sekretariat bersama."
Saat ini, lanjut Syahrial, tim kecil Demokrat, PKS dan Nasdem makin intensif melakukan komunikasi. "Menyiapkan momentum dalam waktu tidak terlalu lama agar Koalisi Perubahan bisa terwujud dan ditandatangani masing-masing Ketum mitra koalisi," pungkasnya.
Begitu para ketum menandatangani kesepakatan koalisi, kata Syahrial, maka Anies cukup syarat dinyatakan sebagai calon presiden dari Koalisi Perubahan. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada partai lain yang juga ikut bergabung.
"Sedangkan siapa yang akan diusung sebagai calon wakil presiden, diserahkan kepada Anies menentukan dwitunggal yang harmonis, mampu menjaga keseimbangan koalisi dan berkontribusi memenangkan kontestasi di Pilpres 2024 . Tentu saja setelah kesepakatan koalisi terbentuk yang akan digodok di sekretariat bersama."
Saat ini, lanjut Syahrial, tim kecil Demokrat, PKS dan Nasdem makin intensif melakukan komunikasi. "Menyiapkan momentum dalam waktu tidak terlalu lama agar Koalisi Perubahan bisa terwujud dan ditandatangani masing-masing Ketum mitra koalisi," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :