Polemik Biaya Haji 2023, Begini Pandangan Rektor UIN Bandung
Minggu, 22 Januari 2023 - 13:29 WIB
Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri ini menambahkan, faktor lain kenaikan biaya ibadah haji adalah perubahan PPN di Arab Saudi dari 5% menjadi 15%. Tentunya hal itu akan berpengaruh pada berbagai jasa layanan.
Menurut Mahmud, durasi haji negara kita 40 hari lebih lama dibanding beberapa negara lain. Hal ini tentu saja berdampak pada biaya karena di Arab Saudi berbagai biaya hidup selama satu bulan lebih mengalami penyesuaian yang signifikan.
"Selain itu, fasilitas konsumsi dan pemondokan jamaah di Mina akan mengalami peningkatan kualitas layanan yang berakibat pada naiknya biaya ibadah haji. Begitu juga, biaya pengobatan yang akan diterima gratis oleh jamaah 24 jam sehari mengalami kenaikan. Wajarlah kalau biaya haji di beberapa negara mengalami kenaikan," tegasnya.
Dia mengatakan, negara hadir membantu dengan memberikan subsidi biaya ibadah haji. "Salah satu bentuk keberpihakan negara pada jamaah haji adalah alokasi anggaran dari APBN. Sampai saat ini pemerintah masih tetap memberikan subsidi biaya ibadah haji," katanya.
Prof Mahmud menjelaskan situasi ekonomi global memaksa pemerintah melalui Kementerian Agama untuk merencanakan perubahan besaran biaya ibadah haji. Hal ini dilakukan dalam rangka menyelamatkan jamaah haji juga.
Menurut Mahmud, durasi haji negara kita 40 hari lebih lama dibanding beberapa negara lain. Hal ini tentu saja berdampak pada biaya karena di Arab Saudi berbagai biaya hidup selama satu bulan lebih mengalami penyesuaian yang signifikan.
"Selain itu, fasilitas konsumsi dan pemondokan jamaah di Mina akan mengalami peningkatan kualitas layanan yang berakibat pada naiknya biaya ibadah haji. Begitu juga, biaya pengobatan yang akan diterima gratis oleh jamaah 24 jam sehari mengalami kenaikan. Wajarlah kalau biaya haji di beberapa negara mengalami kenaikan," tegasnya.
Dia mengatakan, negara hadir membantu dengan memberikan subsidi biaya ibadah haji. "Salah satu bentuk keberpihakan negara pada jamaah haji adalah alokasi anggaran dari APBN. Sampai saat ini pemerintah masih tetap memberikan subsidi biaya ibadah haji," katanya.
Prof Mahmud menjelaskan situasi ekonomi global memaksa pemerintah melalui Kementerian Agama untuk merencanakan perubahan besaran biaya ibadah haji. Hal ini dilakukan dalam rangka menyelamatkan jamaah haji juga.
Lihat Juga :