Jokowi Diminta Jaga Jarak dengan PDIP

Senin, 11 Mei 2015 - 10:08 WIB
Jokowi Diminta Jaga...
Jokowi Diminta Jaga Jarak dengan PDIP
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta mengatur pola hubungan dengan partai pengusungnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal ini menguak usai survei yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesi (KedaiKOPI) dalam rangka evaluasi enam bulan pemerintahan.

Riset terhadap 450 responden ini dihasilkan bahwa 41,3 persen faktor utama yang paling mempengaruhi bertahannya pemerintah ialah karena faktor dukungan publik.

Hal itu dikatakan pengamat komunikasi publik Universitas Paramadina Hendri Satrio, saat ditemui di diskusi 'Ini Pesan dari Rakyat untuk Jokowi-JK' di Kedai Tjikini, Jakarta.

"Dari dukungan publik yang besar ini dihasilkan bahwa 34,4 persen publik sebaiknya Presiden Jokowi menjaga jarak dengan PDIP. Contohnya saat Presiden pindah ke Istana Bogor lalu masyarakat itu senang," kata Hendri, di Jakarta, kemarin.

Hal senada dikatakan pengamat kebijakan publik Agus Prambagyo. Sebanyak 60,7 persen menyatakan persepsi publik terhadap kemandirian presiden diungkapkan masih mendapatkan pengaruh dari dari partai pengusungnya.

"Tentu sebagai Presiden dan pimpinan politik itu (kemandirian) penting. Masyarakat tahu yang mendukung (presiden) rakyat, bukan partai," ucap Agus.

"Bagaimana dia bermain dengan politik. Namanya juga politik kepiawaian Presiden (dalam kemandirian) sangat dibutuhkan," tandas Agus.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved