Pertemuan Jokowi-PDIP di Istana Bahas Reshuffle Kabinet?
Kamis, 07 Mei 2015 - 14:10 WIB
Pertemuan Jokowi-PDIP di Istana Bahas Reshuffle Kabinet?
A
A
A
JAKARTA - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai, pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan elite PDIP daerah, menjadi urusan kader PDIP tersebut.
Siti menduga dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan elite PDIP membicarakan soal informasi reshuffle kabinet yang belakangan semakin mencuat.
Namun dia enggan berspekulasi telah terjadi pembahasan mengenai jatah menteri jika benar dilakukan reshufflle kabinet.
"Relasi Jokowi dan PDIP menjadi domain mereka. Itu urusan dapur mereka (PDIP-Jokowi)," kata Siti ketika dihubungi Sindonews, di Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Siti menjelaskan, jauh dari soal pertemuan tersebut, secara personal Presiden Jokowi harus secepatnya membuktikan janjinya seperti tertuang dalam Nawa Cita.
Menurutnya, dalam menjalankan program Nawa Cita semestinya Jokowi tidak melulu mempertimbangkan representasi kekuatan politik semata. Sebaliknya mengabaikan sisi kompetensi, profesionalitas dan kapasitas anak buahnya. Sehingga harapan publik terabaikan.
Dia berharap, pertemuan antara Jokowi dan PDIP di Istana kemarin menjadi modal berharga sekaligus masukan positif bagi pemerintah yang disokongnya.
"Pertemuan Jokowi dan elite PDIP diharapkan memberikan angin segar bagi pemerintahan yang lebih baik," tukasnya. (Baca: Puan Bantah Bicara Reshuffle Kabinet dengan Jokowi)
Seperti diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP se-Indonesia beserta puluhan fungsionaris menemui Jokowi di Istana. Meski pertemuan itu diklaim pihak Istana sudah dijadwalkan, namun Pertemuan itu dilakukan secara tertutup dan mendadak.
Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPD Jawa Barat TB Hasanuddin, Ketua DPD DKI Jakarta Boy Sadikin, Ketua DPD Sulawesi Utara Olly Dondo Kambey, Ketua DPD Jawa Tengah yang juga Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga, dan pengurus DPD PDIP lainnya.
Dalam pertemuan itu, elite PDIP mengklaim hanya silaturahmi biasa dan memberikan masukan kepada Jokowi soal jalannya pemerintahan. Rombongan ini dipimpin putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani.
Siti menduga dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan elite PDIP membicarakan soal informasi reshuffle kabinet yang belakangan semakin mencuat.
Namun dia enggan berspekulasi telah terjadi pembahasan mengenai jatah menteri jika benar dilakukan reshufflle kabinet.
"Relasi Jokowi dan PDIP menjadi domain mereka. Itu urusan dapur mereka (PDIP-Jokowi)," kata Siti ketika dihubungi Sindonews, di Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Siti menjelaskan, jauh dari soal pertemuan tersebut, secara personal Presiden Jokowi harus secepatnya membuktikan janjinya seperti tertuang dalam Nawa Cita.
Menurutnya, dalam menjalankan program Nawa Cita semestinya Jokowi tidak melulu mempertimbangkan representasi kekuatan politik semata. Sebaliknya mengabaikan sisi kompetensi, profesionalitas dan kapasitas anak buahnya. Sehingga harapan publik terabaikan.
Dia berharap, pertemuan antara Jokowi dan PDIP di Istana kemarin menjadi modal berharga sekaligus masukan positif bagi pemerintah yang disokongnya.
"Pertemuan Jokowi dan elite PDIP diharapkan memberikan angin segar bagi pemerintahan yang lebih baik," tukasnya. (Baca: Puan Bantah Bicara Reshuffle Kabinet dengan Jokowi)
Seperti diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP se-Indonesia beserta puluhan fungsionaris menemui Jokowi di Istana. Meski pertemuan itu diklaim pihak Istana sudah dijadwalkan, namun Pertemuan itu dilakukan secara tertutup dan mendadak.
Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPD Jawa Barat TB Hasanuddin, Ketua DPD DKI Jakarta Boy Sadikin, Ketua DPD Sulawesi Utara Olly Dondo Kambey, Ketua DPD Jawa Tengah yang juga Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga, dan pengurus DPD PDIP lainnya.
Dalam pertemuan itu, elite PDIP mengklaim hanya silaturahmi biasa dan memberikan masukan kepada Jokowi soal jalannya pemerintahan. Rombongan ini dipimpin putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani.
(maf)