Soal Wacana Reshuffle Kabinet, Ini Komentar Menhan
Selasa, 05 Mei 2015 - 17:22 WIB
Soal Wacana Reshuffle Kabinet, Ini Komentar Menhan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu tidak tahu menahu kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle atau perombakan kabinet.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini mengatakan, Presiden Jokowi tidak mungkin berbicara kepada menteri jika ingin melakukan reshuffle kabinet.
"Enggak tahu saya. Masa kalau Pak Jokowi mau reshuffle ngomong ke menteri, ya enggak mungkin lah. Diem-diem tahu-tahu kena aja kan begitu," kata Ryamizard di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).
Berbicara tentang evalusi dalam bidang pertahanan, menurutnya cukup sederhana dengan memetakan ancaman yang ada. Termasuk juga pengadaan alutsista harus disesuaikan dengan kebutuhan.
Ryamizard menambahkan, ketika bertemu dengan Presiden Jokowi di Komplek Istana sama sekali tidak membahas masalah evaluasi menteri. Dia mengaku, hanya melaporkan terkait pertahanan termasuk tentang alutsista.
"Enggak pernah, Kalau program udah tahu saya. Saya laporkan judulnya ke Amerika, pertahanan baik semua," tukasnya.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini mengatakan, Presiden Jokowi tidak mungkin berbicara kepada menteri jika ingin melakukan reshuffle kabinet.
"Enggak tahu saya. Masa kalau Pak Jokowi mau reshuffle ngomong ke menteri, ya enggak mungkin lah. Diem-diem tahu-tahu kena aja kan begitu," kata Ryamizard di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).
Berbicara tentang evalusi dalam bidang pertahanan, menurutnya cukup sederhana dengan memetakan ancaman yang ada. Termasuk juga pengadaan alutsista harus disesuaikan dengan kebutuhan.
Ryamizard menambahkan, ketika bertemu dengan Presiden Jokowi di Komplek Istana sama sekali tidak membahas masalah evaluasi menteri. Dia mengaku, hanya melaporkan terkait pertahanan termasuk tentang alutsista.
"Enggak pernah, Kalau program udah tahu saya. Saya laporkan judulnya ke Amerika, pertahanan baik semua," tukasnya.
(kri)