Rakernas PAN Akan Undang Golkar Ical & PPP Djan Faridz

Selasa, 05 Mei 2015 - 05:06 WIB
Rakernas PAN Akan Undang...
Rakernas PAN Akan Undang Golkar Ical & PPP Djan Faridz
A A A
JAKARTA - Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan dan Rakernas PAN, Yandri Susanto menjamin, pelantikan yang akan dilaksanakan akan bernuansa ke-Indonesiaan.

Menurutnya, nuansa tersebut karena akan mengundang partai politik (parpol) dari Koalisi Merah Putih (KMP) maupun Koalisi Indonesia Hebat (KIH), apakah dia penguasa atau mantan penguasa, tokoh masyarakat, pendiri PAN, dan ormas kepemudaan.

"Kita boleh berbeda politik, tapi dalam acara kebangsaan bisa duduk bareng untuk diskusi," tegas Ketua DPP PAN itu dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 4 Mei 2015.

Menurut Yandri, PAN tidak akan terganggu dengan isu sejumlah kader yang membuat ormas baru. Karena, dalam rangka membesarkan partai, PAN merangkul semuanya dan sudah tidak ada lagi dua kubu yang berbeda atau pihak yang dipinggirkan.

"Kita bersama membangun PAN. Kalaupun mendirikan ormas itu dilindungi UU," tegas Yandri.

Adapun alasan PAN mengundang Partai Golkar Kubu Ical dan PPP Kubu Djan Faridz, dia menjelaskan, bukan berarti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ada masalah atau tidak dekat dengan Romahurmuziy (Romi) ataupun Agung Laksono (AL). PAN ingin memastikan salah satu saja yang diundang.

"Nah kenapa Ical dan Djan Faridz yang diundang? Yang masih eksis di DPR itu adalah Golkarnya Ical, jadi surat menyurat yang dilakukan oleh AL belum diakui di DPR. Tentu kami tidak ingin melangkahi persoalan hukum mereka atau malah meramaikan itu," terang Sekretaris Fraksi PAN itu.

Yandri menambahkan, parpol sebagai gambaran besar, tapi gambaran lainnya juga tergambar dalam fraksi. Menurutnya, apabila membicarakan kepengurusan yang diakui, SK Menkumham sendiri juga masih bermasalah di pengadilan.

"Justru nanti kalau kita undang Agung, seolah-olah nanti kami tidak paham dengan putusan sela (PTUN)," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved