Mucikari Rekrut PSK via Facebook

Selasa, 28 April 2015 - 10:11 WIB
Mucikari Rekrut PSK...
Mucikari Rekrut PSK via Facebook
A A A
JAKARTA - Mucikari pekerja seks di bawah umur yang digerebek di sebuah apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan, merekrut korban dari jejaring sosial Facebook.

Pengakuan ini diungkapkan tersangka FMH saat diperiksa. Mereka memang ditawari untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK) dan menerima tawaran tersebut karena membutuhkan pekerjaan. ”Masalahnya yang dipekerjakan ini anak di bawah umur,” ujar Kasubdit Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didi Hayamansyah kemarin.

Selain melalui Facebook, perekrutan para PSK juga dilakukan secara konvensional. ”Ada juga yang mouthto mouth, sesama merekasaja salingmenawarkan,” ucapnya. FMH ditangkap bersama sejumlah PSK di bawah umur di sebuah apartemen yang berada di Kalibata, Jumat (24/4). FMH menggelar aktivitas prostitusi yang dipromosikan secara online melalui www.sempxxx.com.

Dalam website tersebut, tersangka mengharuskan calon pelanggan untuk membayar down payment (DP). Setelah itu, calon pelanggan diberikan password kemudian PIN BlackBerry tersangka. Lalu, calon pelanggan bisa memilih PSK. Praktik prostitusi online ini dilakukan di sebuah kamar yang berada di Tower H, sebuah apartemen di Kalibata.

SN, 16, pekerja seks anak di apartemen tersebut, ternyata sedang hamil enam bulan. Warga Bojong Gede, Bogor, ini memilih menjadi PSK setelah dihamili pacarnya. Selain SN, masih ada lima PSK lain, dua di antaranya berusia di bawah umur yakni NSP, 14, dan MSP, 17. ”Saya hamil sama pacar. Dia kabur waktu saya bilang hamil,” kata SN.

Setiap melayani tamu pria di apartemen, biasanya SN sudah di-booking melalui papi (mucikari) sehingga dia hanya datang dan langsung masuk kamar. ”Saya cuma datang ketemu tamu dan pulang,” ujarnya. Alasan dia mau menerima pekerjaan ini karena membutuhkan uang.

Terbongkarnya praktik prostitusi online di apartemen di Kalibata membuat penghuni atau warga makin resah. ”Ternyata ini salah satu penyebab mengapa pengelola bersikap sangat tidak profesional dan represif terhadap warga yang vokal menuntut perbaikan. Mereka tutup mata terhadap prostitusi, adanya desas-desus jaringan narkoba. Ternyata mereka tidak berizin,” kata Wewen Zi, juru bicara Komunitas Warga Kalibata City (KWKC).

Antonius J Sitorus, juru bicara lainnya, mendesak Pemprov DKI bertindak tegas terhadap fakta-fakta ini. ”Kami berharap pendataan penghuni bisa diambil alih oleh kecamatan atau kelurahan bersamasama warga,” tandasnya.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Susanto mengatakan, tak boleh ada peluang sedikit pun anak usia sekolah menjadi korban prostitusi, termasuk prostitusi online . ”Guru, Dinas Pendidikan (Disdik), dan pelaku usaha harus ikut memproteksi mereka agar tak jadi korban,” katanya.

Menyikapi geliat prostitusi di kos-kosan dan apartemen, Pemprov DKI kembali mewacanakan akan melokalisasi aktivitas prostitusi. Nanti PSK di tempat prostitusi legal mendapat sertifikat.

Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan, wacana lokalisasi prostitusi berdasarkan ide Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). ”Mengenai lokasinya segala macam belum dibahas. Jadi ini ide dari Pak Gubernur. Kalau bisa, ada satu apartemen yang memang berizin melakukan prostitusi dan diberikan sertifikat seperti di Filipina,” ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta kemarin.

Menurut Ahok, ide tersebut hanyalah sebuah wacana. Tanpa ada izin DPRD, lokalisasi tidak dapat dilakukan. Padahal, lokalisasi dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah gejala sosial yang menyimpang di masyarakat.

Helmi syarif/ Bima setiyadi/sindonews
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Tampil di YouTube dan Facebook
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved