Keluarga Cendana Harus Ikuti Mekanisme

Senin, 27 April 2015 - 10:09 WIB
Keluarga Cendana Harus...
Keluarga Cendana Harus Ikuti Mekanisme
A A A
JAKARTA - Wacana pengambilalihan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar oleh Keluarga Cendana dipertanyakan motivasinya. Adanya dukungan dari sejumlah pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) untuk keluarga cendana dinilai hanya klaim sepihak.

Ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan klaim dari Siti Hediyati Hariyadi atau Titiek Soeharto merupakan suatu kewajaran. Namun, upaya pengambilalihan Golkar harus dilandasi dengan motivasi yang kuat, dilandasi untuk membangun kesolidan partai, untuk kemajuan negara.

” Parpol adalah lapangan pengabdian, perjuangan untuk mewujudkan cita-cita rakyat, bukan untuk kepentingan-kepentingan sesaat, kelompok, atau bisnis pribadi dan kelompoknya,” ujarnya kemarin. Dia mengatakan, untuk menilai seseorang terlibat atau berkeinginan masuk parpol, perlu didalami secara mendalam siapa dan apa motivasinya.

Menurutnya, dalam kehidupan demokrasi, setiap orang memiliki hak untuk menjadi pengurus partai politik. Indonesia telah menempatkan parpol sebagai pilar utama demokrasi menuju kesejahteraan.

” Kita harus jujur, partai-partai saat ini dalam kondisi kronis pragmatisme, transaksional, tidak berideologi, oligarki. Hadirnya para pengusaha (tidak semua) dalam politik bukan tambah baik,” jelasnya. Agun juga mengatakan untuk menjadi partai politik yang kuat dan benar dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Mulai sosialisasi, kaderisasi, agregasi, hingga rekrutmen.

” Tidak ada alternatif lain menyelamatkan Negara kita, yang sudah menempatkan parpol sebagai pilar utama demokrasi menuju kesejahteraan (tujuan negara), selain menjadikan parpol itu kuat, yang benar dalam menjalankan fungsi-fungsinya mulai sosialisasi, kaderisasi, agregasi, sampai rekrutmen, dan untuk memperolehnya partai harus dijalankan secara demokratis tanpa oligarki dan membangun kaderisasi (regenerasi),” tambahnya.

Sementara itu, politikus dari kubu Munas Bali, Ade Komarudin, yang juga ketua fraksi di DPR tidak mempermasalahkan jika Keluarga Cendana ingin mengambil alih kepemimpinan Partai yang saat ini tengah mengalami konflik. Menurutnya, pengambilalihan kepemimpinan harus dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan AD/ ART partai. ” Tidak boleh take over, dalam artian kudeta tidak boleh,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat politik dari CSIS Arya Fernandez menyatakan peluang naiknya Keluarga Cendana mengisi posisi teratas sangat kecil, karena dalam sejarahnya Keluarga Cendana ini dalam tiga kali munas terakhir tidak berhasil masuk. ” Tommy kemarin gagal, mungkin Tommy melihat ada peluang dari konflik yang tidak selesai ini. Peluang tidak juga besar karena pengaruh Tommy kepada pemilik suara tidak kuat,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan pascareformasi, Keluarga Cendana sampai saat ini dinilai tidak banyak melakukan kegiatan politik dan cenderung pasif sehingga sulit mendapat dukungan dari DPD 1 atau DPD 2. Sebelumnya Titiek Soeharto mengakui keluarganya banyak menerima dukungan untuk mengambil peran menyelesaikan konflik internal Partai Golkar yang tak kunjung selesai.

Titiek mengatakan dukungan itu diberikan lantaran sejumlah DPD kecewa dengan pimpinan partai berlambang pohon beringin itu, yang tidak kunjung sukses menyelesaikan konflik internal.

Mula akmal
(bhr)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved