Menurut Loyalis, Figur SBY Belum Tergantikan di Demokrat
Minggu, 26 April 2015 - 06:08 WIB
Menurut Loyalis, Figur SBY Belum Tergantikan di Demokrat
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrat akan menggelar Kongres III pada 11-13 Mei 2015 di Surabaya, Jawa Timur. Dalam perhelatan ini, nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal dijagokan kembali menduduki kursi Ketua Umum (Ketum) Demokrat.
Menguatnya dukungan SBY untuk kembali menjabat Ketum Demokrat, datang dari beberapa kader Demokrat, sebut saja Ruhut Poltak Sitompul, Max Sopacua, dan Dede Yusuf
Diakui Ruhut, pengaruh mantan Presiden SBY dinilai belum tergantikan di Demokrat. Karena itu, SBY tak akan kesulitan memenangkan kembali posisi Ketua Umum.
"Seluruh kader dari Sabang sampai Papua sudah setuju Pak SBY secara aklamasi," ujar Ruhut Sitompul di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 7 April 2015.
Menurut Dede Yusuf, SBY adalah sosok yang mampu mengendalikan Partai Demokrat agar tetap solid dan belum ada sosok yang dapat menggantikan Presiden Indonesia ke-6 itu sebagai sosok yang mampu memimpin Partai Demokrat.
"Bisa jadi seperti itu (SBY kembali dikukuhkan). Karena tidak ada kongres yang memaksa orang," ujar Dede di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 15 April.
"Kami sama-sama berkaca dan mengukur baju dalam kondisi negara seperti ini. Kami butuhkan figur yang mampu memperkuat dan mempersolid," imbuhnya.
Sedangkan Max Sopacua berpendapat, SBY tidak bisa menolak untuk kembali menjadi Ketua Umum. Alasannya, mayoritas kader Demokrat mendukungnya untuk kembali menempati kursi Ketua Umum.
"Saya kira semua mendukung dia (SBY), beliau jadi Ketua lagi. Berbagai daerah mengeluarkan mendukung (kepada) Pak SBY," kata Max saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat 24 April.
Menguatnya dukungan SBY untuk kembali menjabat Ketum Demokrat, datang dari beberapa kader Demokrat, sebut saja Ruhut Poltak Sitompul, Max Sopacua, dan Dede Yusuf
Diakui Ruhut, pengaruh mantan Presiden SBY dinilai belum tergantikan di Demokrat. Karena itu, SBY tak akan kesulitan memenangkan kembali posisi Ketua Umum.
"Seluruh kader dari Sabang sampai Papua sudah setuju Pak SBY secara aklamasi," ujar Ruhut Sitompul di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 7 April 2015.
Menurut Dede Yusuf, SBY adalah sosok yang mampu mengendalikan Partai Demokrat agar tetap solid dan belum ada sosok yang dapat menggantikan Presiden Indonesia ke-6 itu sebagai sosok yang mampu memimpin Partai Demokrat.
"Bisa jadi seperti itu (SBY kembali dikukuhkan). Karena tidak ada kongres yang memaksa orang," ujar Dede di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 15 April.
"Kami sama-sama berkaca dan mengukur baju dalam kondisi negara seperti ini. Kami butuhkan figur yang mampu memperkuat dan mempersolid," imbuhnya.
Sedangkan Max Sopacua berpendapat, SBY tidak bisa menolak untuk kembali menjadi Ketua Umum. Alasannya, mayoritas kader Demokrat mendukungnya untuk kembali menempati kursi Ketua Umum.
"Saya kira semua mendukung dia (SBY), beliau jadi Ketua lagi. Berbagai daerah mengeluarkan mendukung (kepada) Pak SBY," kata Max saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat 24 April.
(maf)