Pengamat: Aklamasi SBY Sedari Dini Tak Cerminkan Demokrasi

Sabtu, 25 April 2015 - 13:57 WIB
Pengamat: Aklamasi SBY...
Pengamat: Aklamasi SBY Sedari Dini Tak Cerminkan Demokrasi
A A A
JAKARTA - Jelang Kongres Partai Demorat sejumlah nama bakal calon ketua umum mulai ramai beredar ke permukaan. Mulai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Marzuki Alie, serta I Gede Pasek Suardika.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia (UI) Effendi Ghazali menilai munculnya banyak calon ketua umum dalam sebuah kontestasi partai baik untuk persaingan dan masa depan demokrasi di partai itu sendiri. Yang terpenting seorang ketua umum harus mampu menjadi manajer untuk menyatukan partainya dari perpecahan.

"Enggak apa-apa, kan ketua umum partai itu harus menjadi manajer yang paling baik untuk partainya," ujar Effendi saat ditemui di Jakarta, Sabtu (25/4/2015).

Terlebih di tengah kondisi partai politik yang mudah terpecah pasca dilaksanakannya Kongres, Muktamar atau sejenisnya. Kriteria manajer inilah yang disebut Effendi mampu menangkal adanya perpecahan tersebut.

"Apalagi kata Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) kan setelah pertemuan tertutup, rapat konsultasi dengan presiden dia bilang, 'Pak (Jokowi) tolong kami jangan digolkarkan'. Sehingga ini menjadi tantangan mereka yang realistis, jangan sampai partainya terpecah belah," tutur Effendi.

Meski demikian, Effendi tegas menolak apabila Kongres Demokrat sedari dini sudah menetapkan akan adanya aklamasi penentuan ketua umum. Menurut mantan anggota komite Konvensi Partai Demokrat itu, aklamasi sedari dini jelas tidak mencerminkan demokrasi.

"Kita harus kesal pada orang yang mengatakan SBY harus terpilih secara aklamasi, itu tidak boleh. Bahwa kemudian mereka (nantinya di Kongres) memilih aklamasi itu tidak apa-apa," tuntasnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved