DPR Harus Transparan Soal Anggaran Rp 6,8 T

Kamis, 23 April 2015 - 08:20 WIB
DPR Harus Transparan...
DPR Harus Transparan Soal Anggaran Rp 6,8 T
A A A
JAKARTA - DPR mengajukan anggaran kesetjenan DPR tahun 2016 sebesar Rp6,8 triliun. Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mendesak adanya transparansi dalam pengajuan anggaran bernilai triliunan itu. Pasalnya, anggaran tersebut hanya dilaporkan besarannya oleh pimpinan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR tanpa adanya penjelasan penggunaannya.

"Nah itu dia masalahnya. BURT ini tidak terlalu transparan dalam bekerja. Program-program yang merka rancang terkesan berbau proyek semata," kata Research Manager Formappi, Lucius Karus ketika dihubungi KORAN SINDO di Jakarta, Rabu 22 April kemarin.

Lucius berpendapat, sudah seharusnya BURT DPR menjelaskan secara detail mengenai program kesetjenan yang katanya untuk membangun parlemen moderen. "Kan parameter parlemen moderen itu transparansi. Bagaimana bisa moderen kalau baru-baru mulai begini sudah tidak transparan," tukas Lucius.

Mengenai anggaran Rp6,8 triliun yang diajukan, Lucius berpandangan, terlalu besar. Kalaupun alasannya penambahan jumlah Tenaga Ahli (TA) anggota dewan, tentunya tidak akan sebesar itu. "Apalagi perencanaan penggunaan anggaran tidak dilakukan dengan baik," tambahnya.

Dengan tidak adanya transparansi seperti ini, terkesan tidak ada format yang jelas dalam perencanaan DPR. Sehingga proyek-proyek yang diusulkan mengada-ada dan mengundang protes publik.

Kata Lucius, bisa saja proyek pembangunan gedung baru DPR dan sejenisnya sudah masuk ke dalam jumlah anggaran yang besar itu. Dengan kata lain, kesetjenan dan pimpinan DPR diam-diam merencanakan pembangunan gedung baru. "Ini berarti ada konspirasi yang bekerja diam-diam untuk memuluskan pembangunan gedung baru, karena wacana ini menimbulkan pro-kontra," tandasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved