Hari Kartini, Wanita Harus Berjuang Lawan Narkoba

Selasa, 21 April 2015 - 14:47 WIB
Hari Kartini, Wanita...
Hari Kartini, Wanita Harus Berjuang Lawan Narkoba
A A A
JAKARTA - Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April mestinya juga dipahami sebagai hari pembebasan bagi wanita dari penyalahgunaan narkoba. Saat ini wanita yang menjadi penyalahguna narkoba terus mengalami peningkatan, baik sebagai pengguna maupun kurir.

Deputi Rehabilitasi BNN Diah Setia Utami mengatakan, saat ini dari 4 juta penyalahguna narkoba, 24 persen adalah wanita. Dia mengatakan ada tiga faktor yang menyebabkan wanita sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Pertama faktor psikologis, wanita lebih riskan karena menggunakan segala sesuatu dengan emosional. Seringkali juga tidak seimbang antara nalar dan perasaan. Orang seperti ini ketika menghadapi situasi yang membuat dia tidak nyaman maka akan lebih muda lari penyalahgunaan narkoba.

Kedua, pengalaman empiris menemukan bahwa sebagian besar wanita yang menjadi penyalahguna narkoba awalnya adalah wujud perhatian sama pasangannya. "Ya biar dianggap setia dan perhatian. Namun akhirnya terjerumus menjadi penyalahguna narkoba," sambung Diah, di Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Ketiga stigma negatif terhadap perempuan. Misalnya ada wanita pengguna ganja dengan tujuan rekreasional. Kemudian masyarakat mencap wanita tersebut sebagai wanita yang tidak baik.

Menurutnya, inilah kemudian yang membuat pengguna wanita sulit untuk keluar dari permasalahan yang dihadapi. "Harusnya masyarakat membantu mereka untuk keluar dari persoalan yang dihadapi," ujarnya.

Selain itu, era globalisasi yang ditandai dengan berkembangnya teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi wanita. Saat ini peredaran narkoba melalui teknologi sudah sangat marak. Dunia maya telah mendekatkan antara satu orang dengan yang lain.

"Saling kontak bisa terjadi kapan saja. Inilah yang dimanfaatkan oleh sindikat untuk merekrut wanita sebagai pengguna maupun sebagai kurir," jelas Diah.

“Ada perubahan gaya hidup dari wanita sekarang menjadi lebih hedonis. Apapun yang mereka kerjakan tidak peduli dengan risikonya. Mau menjadi kurir, mau dinikahi oleh bandar besar asal semua kebutuhannya dapat terpenuhi," lanjutnya.

Diah berharap, wanita lebih pandai dalam mendidik dan membesarkan buah hati. Sebab, wanita Indonesia adalah tiang pembangunan bangsa. Harusnya sejak awal dalam kandungan dan usia emas anak (lima tahun) seorang ibu harus menanamkan hal-hal apa saja yang membahayakan bagi anaknya.

"Misalnya diberi tahu apa itu narkoba, mengapa itu dilarang dan bahayanya bagaimana," ungkap Diah.

Bagi wanita yang sudah terlanjur menjadi penyalahguna narkoba, Diah menyarankan, untuk segera melaporkan diri untuk mendapat layanan rehabilitasi.

“Model rehabilitasi yang dikembang ke depan adalah model rehabilitasi yang tidak mengganggu pekerjaan dan aktivitas belajar. Apalagi saaat ini sudah banyak rumah sakit yang menerima pasian penyalahguna narkoba," tutup Diah.
(maf)
Berita Terkait
Peringati Hari Kartini,...
Peringati Hari Kartini, CFD Jakarta Diramaikan Para Perempuan Berkebaya
Kenang 21 April, Berikut...
Kenang 21 April, Berikut 10 Kata Bijak Ibu Kita Kartini
Berikut Ini 6 Lokasi...
Berikut Ini 6 Lokasi Mengenang RA Kartini di Jepara
Hari Kartini, Ayushita...
Hari Kartini, Ayushita Bersyukur Terlahir sebagai Perempuan
Cahaya Manthovani Diganjar...
Cahaya Manthovani Diganjar Puspa Nawasena, Simbol Semangat Kartini Masa Kini
Srikandi Vol. 2 Angkat...
Srikandi Vol. 2 Angkat Peran Perempuan Lewat Aktivitas Inspiratif
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved