Waspada, Ini Modus Baru Pembobolan Mesin ATM

Senin, 20 April 2015 - 21:29 WIB
Waspada, Ini Modus Baru...
Waspada, Ini Modus Baru Pembobolan Mesin ATM
A A A
JAKARTA - Mabes Polri mengungkap modus baru pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM). Pelaku tidak lagi menduplikasi PIN kartu ATM, tapi menggunakan router atau perangkat penghubung jaringan.

Sebelumya, pelaku pembobolan ATM menggunakan skimmer atau alat membaca magnetic stripe kartu dan kamera tersembunyi untuk mengetahui personal identification number (PIN) nasabah,

Kasus ini terungkap setelah penyidik mendapatkan laporan dari salah satu bank swasta yang mencurigai aktivitas warga negara asing di Bali. Aktivitas itu terekam oleh closed circuit television (CCTV).

"Cara barunya tidak lagi menggunakan skimmer, namun menggunakan alat penyadap menyerupai router yang dapat membaca lajur transaksi kartu ATM korban, sesaat setelah memasukkannya ke mesin," tutur Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Victor Edison Simanjuntak di Mabes Polri, Senin (20/4/2015) .

Polisi berhasil mengamankan warga negara Bulgaria berinisial IIT bersama dengan enam WN Bulgaria lainnya.

Victor menambahkan, melalui Kasubdit IT/Cybercrime Polri Komisaris Besar Polisi Rachmad Wibowo bersama Atase Polri di Den Haag Kombes Pol Yuda Gustawan telah berkoordinasi dengan Europol Cyber Crime (EC3) memperoleh informasi kelompok ini telah beroperasi lama.

Sebanyak 560 orang telah menjadi korban atas aksi kejahatan mereka. Korban tersebar di berbagai negara.

Dari hasil penangkapan, penyidik menyita ribuan kartu palsu (white card) berisi data magnetik stipe nasabah yang telah dicuri.

Disita juga peralatan komputer, magnetic card reader, dan berbagai mata uang negara asing diantaranya USD, Lira, Euro, HKD, Rial, SGD, RM, dan RMB setara Rp500 juta.

"Penyidik juga menemukan PIN cover palsu yang telah dilengkapi kamera tersembuyi berikut memori internal untuk melacak PIN korban, serta beberapa kartu identitas palsu dan peralatan cetaknya," ungkap Victor.

Sejauh ini, lanjut Victor Bareskrim Polri telah menerima 101 laporan dari 35 negara dengan total kerugian Rp34 miliar.

(dam)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved