Akbar Tanjung Nilai Wajar Hak Angket Menkumham Digulirkan

Rabu, 08 April 2015 - 20:08 WIB
Akbar Tanjung Nilai...
Akbar Tanjung Nilai Wajar Hak Angket Menkumham Digulirkan
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung menilai wajar hak angket Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Sebab, kata dia, pihaknya memiliki itikad baik untuk menyelesaikan perselisihan atau dualisme kepemimpinan Partai Golkar.

"Kalau ada yang yang tidak semestinya dilakukan pejabat pemerintah ya wajar Golkar dengan kewenangan yang dimilikinya, misalnya DPR mengajukan hak angket," ujar Akbar di DPP Partai Gerindra, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2015).

Dia mengakui, hak angket itu diinisiasi oleh Partai Golkar versi Munas Bali kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical). Lalu dilanjutkan oleh anggota Koalisi Merah Putih (KMP) yang kemudian menyampaikan satu gerakan politik.

"Itu dijamin undang-undang. Selama dijamin kenapa tidak? Dengan alasan yang kuat dan rasional. Dalam semangat itulah, diprakarsai kader Golkar menggunakan hak angket," tuturnya.

Akbar kembali menegaskan, Munas Partai Golkar yang digelar di Bali adalah yang sah. Karena, dirinya hadir dan menyaksikan sendiri Munas tersebut.
(kri)
Berita Terkait
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Golkar Sebut Setiap...
Golkar Sebut Setiap Hari bagi Politikus Adalah Kampanye
DPR Pertanyakan Keterlibatan...
DPR Pertanyakan Keterlibatan Prancis dalam Pembiayaan Data Center
Tanpa Golkar, 8 Fraksi...
Tanpa Golkar, 8 Fraksi DPR Sepakati Draf RUU Kejaksaan
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
Himbara Jadi Penyangga...
Himbara Jadi Penyangga Likuiditas, Andre Rosiade: Harusnya OJK
Berita Terkini
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Infografis
Peta Kekuatan Parpol...
Peta Kekuatan Parpol Pendukung Vs Penolak Hak Angket Pilpres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved