MPR Nilai Penting Segera Diputuskan Kapolri Baru
Senin, 06 April 2015 - 12:57 WIB
MPR Nilai Penting Segera Diputuskan Kapolri Baru
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Mahyudin berharap rapat konsultasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pemimpin DPR bisa membawa hasil positif. Khususnya segera menemukan kesepakatan dalam mengisi kekosongan Kapolri.
"Penting untuk segera diputuskan. Mengingat kekosongan (vacum of power) ditubuh Polri telah terjadi cukup lama," ujarnya di Gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta (6/4/2015).
Menurutnya, menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi sesegera mungkin untuk menetapkan Kapolri baru. Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar tidak terjadi kekosongan terlalu lama
"Pemerintah segera menindaklanjuti agak tidak tejadi kekosongan," tutur politikus Golkar ini sesaat sebelum masuk ke ruang kerja.
Mahyudin menuturkan, rapat konsultasi antara Presiden Jokowi dengan pemimpin DPR merupakan rapat rutin dengan para petinggi lembaga negara.
"(Hari ini) Semua pimpinan lembaga diundang untuk memberi masukan perkembangan terkini berkaitan pembangunan Indonesia," jelasnya.
Ditambahkannya, agenda kali ini fokus kepada pembahasan isu-isu terkini, yakni Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P), uang muka mobil dinas bagi pejabat tinggi negara, serta yang tak kalah penting pemilihan Kapolri.
"Penting untuk segera diputuskan. Mengingat kekosongan (vacum of power) ditubuh Polri telah terjadi cukup lama," ujarnya di Gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta (6/4/2015).
Menurutnya, menjadi hak prerogratif Presiden Jokowi sesegera mungkin untuk menetapkan Kapolri baru. Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar tidak terjadi kekosongan terlalu lama
"Pemerintah segera menindaklanjuti agak tidak tejadi kekosongan," tutur politikus Golkar ini sesaat sebelum masuk ke ruang kerja.
Mahyudin menuturkan, rapat konsultasi antara Presiden Jokowi dengan pemimpin DPR merupakan rapat rutin dengan para petinggi lembaga negara.
"(Hari ini) Semua pimpinan lembaga diundang untuk memberi masukan perkembangan terkini berkaitan pembangunan Indonesia," jelasnya.
Ditambahkannya, agenda kali ini fokus kepada pembahasan isu-isu terkini, yakni Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P), uang muka mobil dinas bagi pejabat tinggi negara, serta yang tak kalah penting pemilihan Kapolri.
(kri)