Pergantian Kapolri Jadi Bahasan Utama Pertemuan Jokowi-DPR
Senin, 06 April 2015 - 10:54 WIB
Pergantian Kapolri Jadi Bahasan Utama Pertemuan Jokowi-DPR
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo salah satu anggota Kabinet Kerja yang mengikuti rapat konsultasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemimpin DPR.
Mantan Sekjen PDIP ini mengatakan, salah satu agenda yang akan dibahas terkait pergantian kapolri. Menurut dia, DPR masih mempertanyakan alasan pengusulan calon kapolri baru yang disampaikan Presiden Jokowi.
"Salah satu agenda, hal-hal berkaitan surat bapak presiden usul pergantian kapolri, DPR masih ada pertanyaan," kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Menurutnya, dalam pertemuan informal ini tidak semua masalah akan dibahas. Diungkapkannya, setelah pertemuan akan diadakan jumpa pers bersama antara pemimpin DPR dan Presiden Jokowi.
"(Isu yang akan dibahas) Pansel KPK, postur APBN, beberapa agenda-agenda yang akan berkembang," tegasnya.
Jokowi akan didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brojonegoro dan Mendagri Tjahjo Kumolo.
Mantan Sekjen PDIP ini mengatakan, salah satu agenda yang akan dibahas terkait pergantian kapolri. Menurut dia, DPR masih mempertanyakan alasan pengusulan calon kapolri baru yang disampaikan Presiden Jokowi.
"Salah satu agenda, hal-hal berkaitan surat bapak presiden usul pergantian kapolri, DPR masih ada pertanyaan," kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Menurutnya, dalam pertemuan informal ini tidak semua masalah akan dibahas. Diungkapkannya, setelah pertemuan akan diadakan jumpa pers bersama antara pemimpin DPR dan Presiden Jokowi.
"(Isu yang akan dibahas) Pansel KPK, postur APBN, beberapa agenda-agenda yang akan berkembang," tegasnya.
Jokowi akan didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brojonegoro dan Mendagri Tjahjo Kumolo.
(kri)