Angkot di Bogor Mogok, Ribuan Penumpang Telantar

Kamis, 02 April 2015 - 12:17 WIB
Angkot di Bogor Mogok,...
Angkot di Bogor Mogok, Ribuan Penumpang Telantar
A A A
BOGOR - Sekitar 300 angkutan perkotaan (angkot) trayek 08 jurusan Pasar Anyar-Citeureup, Bogor melakukan mogok operasi pagi kemarin. Akibatnya ribuan penumpang yang hendak bekerja dan sekolah telantar di sepanjang jalan.

Mereka terpaksa menggunakan jasa ojek sepeda motor dan jalan kaki mencari angkutan alternatif untuk bisa sampai tujuan. Rizki, 28, warga Cikaret, Cibinong, Kabupaten Bogor, mengaku resah dengan tidak beroperasinya angkot 08. Dia terpaksa menggunakan jasa ojek motor untuk berbelanja ke Pasar Anyar, Kota Bogor. Sudah sekitar satu jam dia tidak mendapat angkutan umum.

”Dari pukul 05.00 WIB saya menunggu di pinggir jalan, tapi enggak ada satu pun angkot. Terpaksa saya bayar ojek mahal banget Rp25.000 daripada saya enggak dagang, mau enggak mau harus berangkat,” katanya. Daeng, sopir angkot 08, mengatakan bahwa aksi mogok beroperasi ini bertujuan memberi pelajaran kepada para penumpang.

Pasalnya, para sopir kesal dengan penumpang yang membayar tidak sesuai dengan tarif yang ditentukan mereka. ”Biasanya tarif dari Citeureup ke Pasar Anyar atau sebaliknya Rp7.000. Namun, para penumpang suka seenaknya saja bayar Rp5.000. Yang ada kita tekor terus. Memang tarif resmi belum ada, tapi itu kan disesuaikan dengan harga BBM,” ujarnya di simpang Warung Jambu, Bogor.

Wakil Ketua Organda Kota Bogor Fredy Safier menjelaskan, angkot 08 itu merupakan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yang tarif dasarnya ditentukan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat. Hari ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Organda Kabupaten Bogor untuk segera mengajukan tarif baru AKDP.

”AKDP ini memang tarif resminya ditentukan melalui SK gubernur, bukan bupati atau wali kota, karena operasinya dari Kabupaten Bogor hingga Kota Bogor. Jadi hingga saat ini masih menunggu SK tersebut. Saya masih berkoordinasi dengan pihak KKSU agar angkot 08 kembali beroperasi,” katanya.

Haryudi
(bhr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved