Pemerintah Tak Boleh Serampangan Blokir Situs Islam

Kamis, 02 April 2015 - 08:26 WIB
Pemerintah Tak Boleh...
Pemerintah Tak Boleh Serampangan Blokir Situs Islam
A A A
JAKARTA - Langkah ‎pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) melakukan pemblokiran sejumlah situs Islam adalah langkah tepat jika situs tersebut digunakan untuk menyebarkan paham atau ajaran berbau radikalisme.

Pengamat sosial Karyono Wibowo mengungkapkan, pemblokiran tersebut harus dilakukan dengan hati-hati. Menurutnya, pemerintah tidak boleh serampangan dalam menerapkan kebijakan pemblokiran situs.

"Pemerintah jangan asal blokir. Jika dilakukan dengan cara serampangan, tanpa kajian dan penelitian yang komprehensif, serta tidak disertai bukti-bukti yang kuat bisa menimbulkan masalah baru," ujar Karyono melalui pesan singkat kepada Sindonews, Kamis (2/4/2015).

Yang perlu diantisipasi dan dicegah dalam melakukan pemblokiran situs kata dia, adalah jangan sampai berkembang menjadi isu sara. Pasalnya menurut dia, jika sudah terkait dengan Islam masalahnya menjadi sangat sensitif.

"Langkah pemblokiran situs jangan sampai 'dipelintir' oleh kelompok tertentu untuk memprovokasi umat Islam," tegasnya.

Karyono mengimbau kepada pemerintah agar kebijakan pemblokiran situs Islam tersebut tidak boleh melebar untuk tujuan membungkam suara kritis.

"Kecuali jika situs tersebut memang terbukti digunakan untuk menyebarkan atau mengandung unsur penyebaran paham ISIS atau paham radikalisme lainnya yang bertentangan dengan undang-undang dan bertentangan dengan falsafah negara, maka langkah pemerintah menutup situs tersebut bisa dibenarkan," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
Kunjungi iNews Media...
Kunjungi iNews Media Group, Kadispenad Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
iNews Media Group Temui...
iNews Media Group Temui Mensos Risma Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved