Kongres PDIP Fokus Bahas Program dan Sikap Politik

Senin, 30 Maret 2015 - 10:48 WIB
Kongres PDIP Fokus Bahas...
Kongres PDIP Fokus Bahas Program dan Sikap Politik
A A A
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa pelaksanaan Kongres IV di Bali pada 9-12 April mendatang lebih fokus pada pematangan program serta sikap politik.

Adapun untuk posisi ketua umum tinggal menetapkan kembali Megawati Soekarnoputri, mengingat hal itu sudah menjadi rekomendasi rapat kerja nasional (rakernas) serta menjadi rekomendasi konfercab dan konferda PDIP seluruh Indonesia.

“Itu adalah tradisi demokrasi ala PDIP. Musyawarah mufakat. Maka kongres akan tetapkan Ibu Mega sebagai ketum,” kata Hasto di sela acara donor darah bersama Taruna Merah Putih (TMP) dan Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta kemarin.

Menurut Hasto, isu strategis seperti restrukturisasi di luar posisi ketua umum memang menjadi salah satu agenda penting kongres. Namun, itu semua tetap di belakang program agar langsung siap menjalankan program ideologis partai untuk tetap mengutamakan kepentingan rakyat ketika saat ini menjadi partai pemerintah.

Di tempat sama, Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa pengurus di daerah serta arus bawah dalam Rakernas PDIP, Agustus 2014 lalu, sudah diputuskan dua hal penting.

Pertama, PDIP sebagai partai pendukung pemerintah karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) didukung PDIP, terlebih Jokowi kader PDIP. Kedua, menyangkut ketum dalam rakernas itu semua setuju dan mendukung Megawati kembali memimpin PDIP untuk periode 2015-2020.

“Dan kader itu melihat secara realistis bahwa partai ini solid dipimpin Mbak Mega, juga faktanya di pemilu dan pilpres PDIP menang. Kalau kita lihat dengan data dan bukti, dengan Mbak Mega bisa menang pileg dan pilpres,” ungkapnya.

Jadi, kata Maruarar, kader dan pengurus PDIP tidak asal mendukung, tetapi juga melihat evaluasi dengan ukuran berkualitas dan terukur.

Rahmat sahid
(ftr)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved