Selamat Tinggal Pengisi Baterai Lamban

Minggu, 29 Maret 2015 - 10:08 WIB
Selamat Tinggal Pengisi...
Selamat Tinggal Pengisi Baterai Lamban
A A A
Starbucks menjanjikan memasang pengisi baterai nirkabel. Tentu perusahaan kedai kopi itu ingin pelanggannya duduk berjamjam menunggu pembeli mengisi baterainya sambil minum lebih banyak kopi.

Meski demikian, sebagian besar kita tentu ingin lebih cepat saat mengisi baterai smartphone atau perangkat mobile kita lainnya. Nah, berita bagusnya, teknologi baru yang akan segera muncul memungkinkan kita mengisi baterai smartphone dalam waktu 10 menit saja, tidak lagi harus berjam-jam.

Para peneliti di University of California, Riverside, muncul dengan arsitektur baru baterai litium yang akan mempercepat waktu pengisian untuk peralatan elektronik. Anda dapat menemukan baterai litium-ion hampir di semua perangkat elektronik, mulai dari smartphone, laptop, hingga mobil listrik. Para peneliti menyatakan, baterai litium-ion saat ini memiliki keterbatasan. Pada mobil listrik, baterai menjadi bagian terbesar dari bobot mobil.

”Ukuran baterai di perangkat elektronik membatasi tren untuk memperkecil ukuran perangkat,” sebut para peneliti, dikutip laman ozy.com . Jadi ide yang muncul ialah menciptakan baterai dengan ukuran lebih kecil, lebih ringan, dengan kemampuan lebih besar dan lebih baik. Para peneliti ingin mengganti anoda grafit dengan anoda silikon di baterai litium- ion. Anoda merupakan bagian utama dalam cara kerja baterai. Silikon akan memperbaiki kapasitas total baterai.

Desain baru itu akan membuat baterai 40% lebih ringan dan lebih kecil, dengan potensi peningkatan kapasitas total hingga 63%. Kepala penulis hasil riset, Wei Wang, menyatakan bahwa mereka menggunakan teknologi baru ini untuk menunjukkan pengisian baterai hanya dalam 10 menit. Mereka sekarang bekerja sama dengan mitra industri untuk komersialisasi teknologi baru tersebut. ”Meski teknologi silikon sangat menjanjikan, masih ada sejumlah isu dan harus diperbaiki,” ujarnya.

Syarifudin
(ars)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved