Galaksi Bimasakti Mungkin Dihuni Miliaran Planet di Zona Penunjang Kehidupan

Minggu, 22 Maret 2015 - 10:10 WIB
Galaksi Bimasakti Mungkin...
Galaksi Bimasakti Mungkin Dihuni Miliaran Planet di Zona Penunjang Kehidupan
A A A
Galaksi Bimasakti diperkirakan memiliki miliaran planet yang mengorbit di bintang di zona yang dapat menunjang kehidupan.

Itu artinya, kehidupan dapat ada di planet-planet itu secara teori. Para peneliti mengungkapkan hal itu pekan ini. Teleskop antariksa Kepler NASA yang diluncurkan pada 2009 untuk mencari ”exoplanet ” di luar sistem tata surya kita telah menemukan ribuan planet.

Banyak dari planet itu dalam sistem seperti tata surya dengan beberapa planet mengorbit satu bintang. Dengan data ini, para peneliti dari Australian National University (ANU) dan Niels Bohr Institute di Kopenhagen berusaha mengalkulasikan berapa banyak bintang di Galaksi Bimasakti yang dapat memiliki planet di zona yang dapat memiliki kehidupan, di mana ada air.

Air dianggap sebagai syarat kehidupan, baik yang primitif atau kompleks. ”Berbagai kalkulasi menunjukkan miliaran bintang di Galaksi Bimasakti akan memiliki satu hingga tiga planet di zona yang dapat memiliki kehidupan, tempat potensi air dan tempat kehidupan dapat ada,” papar pernyataan dari Niels Bohr Institute, dikutip kantor berita AFP .

Temuan dalam studi itu diterbitkan di jurnal sains Monthly Notices of the Royal Astronomical Society . Tim menggunakan versi baru metode berusia 250 tahun yang disebut hukum Titius- Bode yang secara tepat memprediksi posisi Uranus sebelum ditemukan.

Menurut hukum tersebut, ada rasio antara periode orbit planet di sistemtata surya. Selain itu, jika Anda tahu berapa lama waktu yang diperlukan sejumlah planet untuk mengitari bintang, Anda dapat mengalkulasikan periode orbit planet lainnya, menentukan posisi mereka dan mencari planet yang ”hilang” dalam urutan.

”Kami memutuskan menggunakan metode ini untuk mengalkulasikan potensi posisi planet di 151 sistem planet, dimana satelit Kepler telah menemukan antara tiga dan enam planet,” ungkap peneliti Steffen Jacobsen di Niels Bohr Institute.

Tim itu memprediksi, ada228planet di 151 sistem planet, dan satu hingga tiga planet di zona yang dapat memiliki kehidupan untuk masing-masing sistem planet tersebut.

Syarifudin
(ftr)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved