Tindakan Menkumham Seret Indonesia Jadi Negara Otoriter

Rabu, 18 Maret 2015 - 14:48 WIB
Tindakan Menkumham Seret...
Tindakan Menkumham Seret Indonesia Jadi Negara Otoriter
A A A
JAKARTA - Langkah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Partai Golkar, dinilai salah kaprah.

Pengamat hukum tata negara Margarito Kamis mengatakan, tindakan Menkumham tersebut telah menyalahi Undang-undang (UU) Partai Politik (Parpol).

Menurutnya, tidak ada satupun ketentuan dalam UU Parpol yang memberikan kewenangan kepada presiden atas pengesahan kepengurusan parpol.

"Menkumhamnya salah, 1.000 persen salah," kata Margarito melalui pesan singkat yang diterima Sindonews, Rabu (18/3/2015).

Margarito mengatakan, pengajuan Perpres semacam ini pernah terjadi di masa Presiden Soekarno. Kala itu, lanjut Margarito, sang pemimpin besar revolusi itu mengeluarkan Perpres terkait pembubaran Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI)

Margarito menambahkan, jika Menteri Yasonna ingin melibatkan Presiden Jokowi dalam mengesahkan kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono, maka Menkumham telah menyeret Indonesia menjadi negara otoriter.

"Jadi tindakan presiden mengurus partai hanya terjadi di masa Bung Karno. Lain soal lagi kalau sekarang ini, Yasonna Laoly mau bikin hal serupa. Kalau itu yang terjadi maka resmilah kita menjadi negara otoriter," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved