Gengsi Petani Layaknya Farmer

Rabu, 18 Maret 2015 - 08:49 WIB
Gengsi Petani Layaknya...
Gengsi Petani Layaknya Farmer
A A A
Pada dasarnya kedua kata tersebut tidak memiliki perbedaan yang berarti karena petani adalah seseorang yang bekerja di sawah, sedangkan farmer merupakan bahasa Inggris dari petani.

Jika kita tawarkan kepada anak-anak muda, berapa banyak yang sekiranya tertarik untuk menjadi petani? mungkin hanya segelintir anak muda yang mau bergelut di dunia pertanian tersebut. Sejak dahulu, Indonesia menggambarkan sosok petani dengan seseorang yang tua renta dengan pakaian lusuh dan membawa cangkul.

Gambaran farmer di luar negeri selalu digambarkan dengan profesi yang keren dan memberikan jaminan terhadap kemakmuran. Beberapa film buatan Amerika yang menggambarkan kehidupan petani jagung di Amerika, selalu digambarkan dengan alat-alat pertanian modern dan memiliki rumah-rumahyang luas dan bagus.

Sementara keadaan pertanian di Indonesia masih jauh dari sentuhan teknologi, yang mungkin membuat gengsi profesi petani tidak lagi diminati oleh anak muda. Biro Pusat Statistik 2013 menyebutkan bahwa sekitar 20,4 juta orang terlibat dalam pertanian pangan, di mana hal ini seharusnya menjadi potensi.

Dan dari jumlah penduduk miskin Indonesia yang 28,07 juta, hampir separuhnya adalah mereka yang bekerja sebagai petani miskin, yaitu sekitar 13 juta orang. Profesi petani di sini memang sangat jauh dari kemakmuran sehingga membuat profesi petani sama sekali tidak menarik bagi anak muda.

Padahal, peran generasi muda dalam mengembangkan sektor pertanian Indonesia sangatlah dibutuhkan. Maka perlu bagi pemerintah untuk menaikkan gengsi petani Indonesia melalui dukungan sumber daya terhadap sektor pertanian. Sektor pertanian di Indonesia mengalami tren penuaan dan menjadi ancaman bagi dunia pertanian di Indonesia.

Tidak ada pertanian, negara akan goyah. Ketahanan pangan sangat penting bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Perlu rasanya ada upaya untuk menaikkan gengsi petani layaknya profesi farmer di negara lain. Diperlukan upaya pemerintah untuk memfasilitasi sumber daya dan pendekatan teknologi dalam industri pertanian.

Selain itu, perlu adanya jaminan kesejahteraan bagi petani yang gagal panen sehingga para petani tidak perlu takut mengalami kerugian parah. Dan tidak kalah penting, dibutuhkan upaya dari media untuk kembali merekonstruksi gambaran mengenai profesi petani di Indonesia.

Dengan tidak lagi menggambarkan petani sebagai seseorang yang berpakaian lusuh dan membawa cangkul, bisa membuat generasi muda tertarik pada industri pertanian. Dan jika sosok petani di dalam buku anak-anak digambarkan dengan alat-alat pertanian canggih, mungkin hal tersebut bisa membuat anak-anak kecil memiliki citacita sebagai petani.

Ririe Rachmania
Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)Universitas Airlangga Surabaya
(ftr)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved