Naftali Bennett, Praktisi Software yang Beralih ke Politik

Selasa, 17 Maret 2015 - 11:11 WIB
Naftali Bennett, Praktisi...
Naftali Bennett, Praktisi Software yang Beralih ke Politik
A A A
TEL AVIV - Menteri Ekonomi Israel Naftali Bennett dikenal memiliki jiwa patriotisme tinggi. Dia menjual perusahaan software -nya senilai USD145 juta sebelum akhirnya berpindah haluan menjadi seorang politisi di Israel.

Dengan menyimpan segudang ide dan berorasi dengan topik antimainstream, pamor Bennett menjulang tinggi di Israel. “Saya sangat bangga menjadi bagian dari negara ini. Ini merupakan sebuah keajaiban,” ujar Bennett dalam pidatonya kepada rakyat Israel yang sedang dilanda kecemasan mengenai isu ekonomi dan keamanan, dikutip Irish Times.

“Kita selalu pesimistis mengenai biaya hidup, tapi pernahkah kalian bertanya pada diri sendiri, di mana Israel 70 tahun lalu atau 700 tahun lalu?” tuturnya. “Orang-orang Yahudi tinggal di beberapa shtetl (kota kecil) di Polandia atau Maroko atau Yaman tanpa martabat. Kita tidak bisa beribadah dan tidak bisa hidup. Sekarang, bangsa Yahudi memiliki negara sendiri. Ini luar biasa. Kita telah menyelesaikan masalah kita sendiri. Ini hebat,” tambah Bennett disambut sorak-sorai.

Dengan patriotisme yang tinggi dan kebanggaan itu Bennett menolak membagi tanah dengan orang Palestina, meskipun hanya satu sentimeter. Israel tidak boleh mengulang kesalahan yang sama seperti menarik jalur Gaza pada 2005 karena roket Hamas bisa saja kembali berhamburan dan menghancurkan Israel.

“Selama tiga hari kalian mendapatkan aplaus . Namun, pada hari keempat kalian mendapatkan misil. Dan ketika kalian menyerang balik melawan misil Hamas, kalian dikutuk dunia internasional,” kata Bennett.

Di bawah rencana Bennett, Israel akan mencaplok sekitar 60% area West Bank atau biasa dikenal Area C. Di Area C, lebih dari 350.000 rumah orang Israel berdiri kokoh. Semuanya dilindungi militer Israel dan disebut komunitas internasional ilegal. Bennett lahir di Israel pada 25 Maret 1972. Orang tuanya berasal dari San Fransisco, Amerika Serikat (AS).

Dia menghabiskan sebagian besar masa mudanya di AS sebelum akhirnya pulang ke Israel untuk terjun ke dunia politik. Kini, dia menjabat sebagai menteri ekonomi dan menjadi bagian Partai Jewish Home.

Muh shamil
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved