Australia Tawarkan Uang

Jum'at, 13 Maret 2015 - 10:46 WIB
Australia Tawarkan Uang
Australia Tawarkan Uang
A A A
SYDNEY - Australia tidak kunjung menyerah untuk membebaskan warganya dari hukuman mati. Kali ini Australia menawarkan kepada pemerintah Indonesia jaminan biaya hidup kedua warganya yang terancam hukuman mati, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Jaminan biaya hidup yang dimaksud yaitu jika kedua terpidana mati Bali Nine tersebut tidak jadi dieksekusi, tapi diganti hukuman seumur hidup. Australia siap menanggung seluruh biaya hidup kedua terpidana jika menjalani hukuman seumur hidup di penjara. Permohonan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop melalui suratnya kepada Menlu Indonesia Retno Marsudi.

Dalam surat tersebut, Bishop memohon Indonesia menimbang tawaran ini dan membebaskan kedua terpidana yang terlibat kasus penyelundupan 8,2 kilogram heroin tersebut dari hukuman mati. Surat itu dikirim kepada Indonesia sejak pekan lalu, namun baru terpublikasi ke media kemarin. Dalam suratnya, Bishop mengakui kejahatan yang dilakukan dua terpidana dan tidak menampik keduanya harus mendapat hukuman.

Namun, Bishop juga meminta belas kasih Indonesia untuk memaafkan keduanya, setidaknya menghindarkan keduanya dari hukuman mati. Australia siap membayar berapa pun jumlah yang Indonesia minta untuk mengganti kebebasan Chan dan Sukumaran. “Pemerintah Australia siap menutupi biaya untuk hukuman penjara seumur hidup bagi Chan dan Sukumaran, mengingat pertukaran tahanan tidak mungkin dilakukan,” tulis Bishop dalam suratnya dikutip BBC.

Surat ini datang setelah Indonesia menolak tawaran Australia untuk melakukan pertukaran tahanan, serta menolak permohonan grasi yang diajukan langsung Perdana Menteri Australia Tony Abbott. Bishop memperingatkan pihaknya tidak bisa melihat eksekusi mati. Peringatan ini disebut Bishop sebagai suara masyarakat Australia. Bishop mengatakan, sebagian besar warga Australia sangat mendukung upaya pemerintah mencari grasi.

“Kami tidak ingin melihat ada eksekusi mati yang sudah coba kami hapus dan hindari selama bertahun-tahun,” terang Bishop. “Ini adalah proposal pertama saya untuk Menteri Luar Negeri Marsudi. Saya belum memiliki respons untuk isu-isu tertentu,” lanjutnya. Usaha Bishop ini pun mendapat dukungan besar dari pihak oposisi Australia. Pemimpin partai oposisi Bill Shorten mendukung sikap yang diambil Bishop dan berencana terlibat dalam hal pembayaran biaya penggantian penahanan penjara seumur hidup bagi kedua terpidana.

“Saya mendukung pemerintah melakukan apa pun untuk mencegah eksekusi ini benar-benar dilakukan,” kata Shorten. Selain dari partai oposisi, dukungan juga datang dari para ulama Australia. Pada Rabu (11/3) lalu, pemimpin ulama senior Australia Dr Ibrahim Abu Mohamed datang ke Indonesia dan bertemu langsung dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Mohamed datang untuk menyampaikan permohonan seluruh ulama Australia kepada Indonesia terkait duo terpidana Bali Nine.

“Kami memohon dengan rasa hormat dan kerendahan hati untuk menyelamatkan kehidupan dua pemuda Australia itu. Rahmat dan pengampunan terletak di jantung Islam,” jelas Mohamed. Namun, berbagai permohonan itu ditolak secara resmi Menlu RI Retno Marsudi. Retno menegaskan, permintaan pertukaran apa pun tidak bisa dilakukan.

Menurutnya, pihaknya tidak membahas penawaran pembayaran biaya penjara, namun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dan mengangkat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia. “Saya tegaskan lagi bahwa tidak ada dasar hukum Indonesia yang memungkinkan pertukaran tahanan terjadi. Presiden pun sudah tegas menolak pertukaran itu,” tegas Retno.

Rini agustina
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved