Zulkifli Tolak Pengunduran Diri Tjatur dari Ketua Fraksi PAN
Kamis, 12 Maret 2015 - 21:18 WIB
Zulkifli Tolak Pengunduran Diri Tjatur dari Ketua Fraksi PAN
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak pengunduran diri Tjatur Sapto Edy dari Ketua Fraksi PAN. Meski mendukung Hatta Rajasa pada Kongares PAN lalu, Tjatur dianggap Zulkifli sebagai seorang yang berjiwa besar.
"Enggak ada (kader yang mundur). Pak Tjatur sudah masuk tahun keenam jadi ketua fraksi, merasa sudah waktunya melakukan rotasi. Itu kan teman-teman kita yang berjiwa besar, kita masih memerlukan tenaga dan pikirannya Mas Tjatur," ujar Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/3015).
Diakui Zulkifli, surat pengunduran diri Tjatur telah dirinya terima. Namun, Zulkifli mengendaki tidak ada satupun kader PAN yang mundur dari partai.
Mantan menteri kehutanan ini menegaskan, dirinya tetap berkomitmen untuk merangkul semua kader pasca Kongres IV PAN di Bali.
"Surat sudah saya terima, tapi saya katakan nanti saja tetap tugas jadi ketua fraksi karena pikirannya masih diperlukan oleh kita. Mas Dradjad Wibowo juga tidak ada mundur. Kita sudah bertemu."
"Insya Allah PAN ini akur-akur, rukun-rukun. Mohon doanya, semoga PAN jadi salah satu partai yang melewati proses demokrasi partai yang damai. Kalau semuanya ribut nanti gimana jadinya," imbuhnya.
"Enggak ada (kader yang mundur). Pak Tjatur sudah masuk tahun keenam jadi ketua fraksi, merasa sudah waktunya melakukan rotasi. Itu kan teman-teman kita yang berjiwa besar, kita masih memerlukan tenaga dan pikirannya Mas Tjatur," ujar Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/3015).
Diakui Zulkifli, surat pengunduran diri Tjatur telah dirinya terima. Namun, Zulkifli mengendaki tidak ada satupun kader PAN yang mundur dari partai.
Mantan menteri kehutanan ini menegaskan, dirinya tetap berkomitmen untuk merangkul semua kader pasca Kongres IV PAN di Bali.
"Surat sudah saya terima, tapi saya katakan nanti saja tetap tugas jadi ketua fraksi karena pikirannya masih diperlukan oleh kita. Mas Dradjad Wibowo juga tidak ada mundur. Kita sudah bertemu."
"Insya Allah PAN ini akur-akur, rukun-rukun. Mohon doanya, semoga PAN jadi salah satu partai yang melewati proses demokrasi partai yang damai. Kalau semuanya ribut nanti gimana jadinya," imbuhnya.
(kri)