Sebanyak 617 IRT Medan Terjangkit HIV/AIDS

Kamis, 12 Maret 2015 - 11:10 WIB
Sebanyak 617 IRT Medan...
Sebanyak 617 IRT Medan Terjangkit HIV/AIDS
A A A
MEDAN - Penderita HIV/AIDS dari kalangan ibu rumah tangga (IRT) di Kota Medan, Sumatera Utara terus meningkat. Jika pada 2012 hanya 395 kasus, kini meningkat signifikan menjadi 617 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan Usma Polita Nasution menuturkan, infeksi HIV/AIDS pada perempuan cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, diperlukan berbagai upaya mencegah infeksi HIV pada perempuan, serta mencegah penularanHIVdariibuhamilkebayi. “Salah satu pencegahannya, yakni melalui program pencegahan penularan dari ibu ke anak atau dikenal dengan PMTCT (prevention mother to child transmission ), karena ibu rumah tangga ini banyak tertular dari suaminya,” ujar Usma kemarin.

Menurut dia, risiko penularan HIV dari ibu ke bayi bisa dikurangi dari 25-45% menjadi 2% jika dilakukan pemberian obat ARV saat kehamilan dan persalinan. Kemudian dilakukan operasi seksio sesarea dan pemberian susu formula pada bayi yang dilahirkan. Karena itu, deteksi dini pada ibu hamil melalui voluntary conseling and testing (VCT) sangat penting artinya.

“Jika setelah dikonseling benar positif, nantinya petugas VCT akan memberi pengetahuan kepada ibu hamil mengenai cara pencegahan agar tidak tertular ke bayi yang dikandungnya,” jelas Usma. Usma menyebutkan, sejak 2006 hingga 2014, jumlah pengidap HIV/AIDS didominasi para wiraswastawan. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 1.862 kasus dari 4.481 kasus di Kota Medan.

Peringkat kedua dengan jumlah 1.011 kasus tidak menyebut identitas pekerjaan ataupun profesi. Sementara di peringkat ketiga ditempati para ibu rumah tangga dengan jumlah 617 kasus. Lalu menyusul karyawan 348 kasus, narapidana 202 kasus, pekerja seks komersial (PSK) 179 kasus, PNS/Polri 166 kasus, serta mahasiswa dan pelajar 96 kasus.

Untuk pengidap berdasarkan kategori usia, penyakit yang disebabkan seks tidak sehat dan gonta-ganti pasangan homoseksual/ biseksual/heteroseksu al), IDUs, transfusi darah, dan lainnya, itu didominasi usia 25 hingga 34 tahun sebanyak 2.474 orang. Disusul usia 35-44 tahun 875 orang, usia 16-24 tahun 662 orang, 45 tahun ke atas 377 orang, dan usia 15 tahun 93 orang.

“Jika berdasarkan jenis kelamin, penderita HIV/AIDS paling banyak adalah pria dengan 3.357 kasus, sementara perempuan 1.124 kasus. Dari jumlah ini, 1.024 kasus meninggal,” tukas dia. Ketua Medan Plus, LSM peduli HIV/AIDS Eban Totonta Kaban membenarkan bahwa peningkatan jumlah penderita IRT untuk HIV/AIDS.

Menurutnya, kebanyakan virus berasal dari suami yang suka “jajan” alias tidak setia kepada istrinya. Untuk itu, solusi terbaik pencegahan pengidap HIV/AIDS berpegang pada agama. “Selain itu, suami yang berisiko tinggi sebaiknya mengikuti konseling tes,” tuturnya.

Dalam penanggulangan HIV/AIDS, Eban juga berharap pemerintah bisa meningkatkan komitmen dalam pemberian anggaran. Hal ini mengingat program bantuan penanggulangan HIV/AIDS dari luar negeri, khususnya Global Fun, akan berakhir 2015.

Siti amelia
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Infografis
Hari Libur Nasional...
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025 Sebanyak 27 Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved