Tekan Korupsi, DPR Racik Aturan Parpol Dibiayai Negara

Senin, 09 Maret 2015 - 21:00 WIB
Tekan Korupsi, DPR Racik...
Tekan Korupsi, DPR Racik Aturan Parpol Dibiayai Negara
A A A
JAKARTA - DPR tengah memformulasikan regulasi mengenai pembiayaan partai politik (parpol) oleh negara, guna menekan angka korupsi di kalangan politikus untuk membiayai parpolnya masing-masing.

Hal ini sehubungan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang mewacanakan negara membiayai parpol sebesar Rp1 triliun per tahun.

"Makanya kami di DPR sedang meregulasi sistem pendukung, sedang meregulasi sistem pembiayaan konstituen, sedang meregulasi sistem pembiayaan aspirasi," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Fahri berpendapat, hal ini dimaksudkan agar 560 anggota DPR tidak mencari uang dengan cara yang menyimpang. Karena selama ini, mendesaknya kebutuhan pembiayaan parpol menyebabkan sebanyak 560 politikus DPR mencari uang dengan cara korupsi

"Itu (korupsi untuk pembiayaan parpol) yang mau kita tekan," jelas Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS itu.

Namun demikian, Fahri mengakui jika diskusi mengenai hal ini sangat kurang. Karena, semua pihak disibukan untuk menangkap pelaku korupsi tapi, tidak menyadari bahwa negara membutuhkan perubahan yang lebih dari sekedar menangkap pelaku korupsinya, tapi pencegahannya.

"Politisi harus dituntun tentang bagaimana cara cari uang untuk partai, harus ada jawaban, jangan diam-diam saja, padahal disitu banyak masalah," tegas Fahri.

Dia menjelaskan, selama ini para politikus membiayai politiknya sendiri, dan begitu masuk masa kampanye para politikus itu mulai menjual harta bendanya sampai merugi, dan bahkan terkena gangguan jiwa.

"Nah sekarang ini dipikirkan dong, sebab nanti dia berjuang sendiri, begitu dia terpilih orang bilang, syukurlah nanti dia bisa kembali modal, nah darimana dia balik modal, dari cari uang itu disebut korupsi sekarang," terangnya.
(maf)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved