Mandra: Najis Saya Makan Duit Rakyat

Jum'at, 06 Maret 2015 - 11:19 WIB
Mandra: Najis Saya Makan...
Mandra: Najis Saya Makan Duit Rakyat
A A A
JAKARTA - Komedian asal Betawi Mandra Naih alias Mandra kembali menjalani pemeriksaan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).

Mandra diperiksa sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan program siap siar di TVRI tahun anggaran 2012.

Mandra membantah perusahaan miliknya, PT Viandra Production mendapat keuntungan mencapai Rp16,5 miliar dari pengadaan hak siap siar tersebut.

"Saya terima enggak lebih enggak kurang, apa yang menjadi adalah hak saya hampir Rp1,3 (miliar)," ujar Mandra sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus, Kejagung, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Pemeran dalam sinetron 'Si Doel Anak Betawi' ini pun bersikeras mengaku telah dijebak sejumlah pihak dalam kasus yang menjeratnya. Kata dia, keuntungan yang dia nikmatinya merupakan yang menjadi haknya.

Bahkan dalam kasusnya, Mandra kemarin telah melaporkan dua orang ke Bareskrim Mabes Polri karena merasa tanda tangannya telah dipalsukan.

"Kalau saya makan mengalir dana yang ada kaitannya dengan hak rakyat, untuk saya najis," ketus Mandra dengan logat Betawinya.

Mandra ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung. Dia ditetapkan sebagai tersangka terkait perusahaan milik Mandra yakni PT Viandra Production yang pernah menjadi pemenang tender dalam program acara di TVRI senilai Rp40 miliar.

Mandra dijerat Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 UU No 31/1999 Jo UU 20/2001 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Nilai proyek ditaksir sampai Rp40 miliar.

Mandra melalui perusahaannya PT Viandra Production pernah memenangi tender program siar di TVRI pada 2012 dan tender itu diduga bermasalah.

Mandra pernah diperiksa pada November 2014. Selain Mandra, penyidik juga menetapkan dua tersangka lainnya. Mereka adalah Iwan Chermawan, Direktur PT Media Art Image dan Pejabat Pembuat Komitmen yang juga pejabat teras di TVRI, Yulkasmir.
(maf)
Berita Terkini
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved