Ditabrak, Tubuh Terseret 30 Km

Minggu, 01 Maret 2015 - 11:00 WIB
Ditabrak, Tubuh Terseret...
Ditabrak, Tubuh Terseret 30 Km
A A A
CIMAHI - Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor terjadi di Cimahi, Jumat (27/2) malam. Firman Nurhidayat, 21, tewas setelah tubuhnya tersangkut di kolong mobil dan terseret hingga 30 kilometer.

Firman, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, meninggal dalam kondisi mengenaskan.

Beberapa bagian tubuhnya hancur. ”Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyan, Kabupaten Bandung Barat (KBB),” kata Kapolresta Cimahi AKBP Erwin Kurniawan kemarin. Erwin menuturkan, polisi telah memeriksa pengendara mobil yang menyeret korban. Dia dijerat dengan pasal pidana berlapis dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Terkait unsur kelalaian yang mengakibatkan kematian,” tutur Erwin. Dari informasi yang dihimpun, korban yang merupakan warga Kelurahan Kebon Kopi RT 01/09, Nomor 55, Kecamatan Cimahi Selatan, pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB mengendarai sepeda motor Yamaha Vega D 6024 SJ di Jalan Kebon Kopi menuju Cijerah, Kota Bandung. Pada saat bersamaan di lajur sama melintas Honda City warna silver metalik yang dikemudikan Y, 43.

Di tikungan Jalan Kebon Kopi arah Jalan Mukodar, Firman yang melaju kencang berupaya menyalip Honda City itu. Namun, belum sampai mendahului, dari arah berlawanan melaju sepeda motor. Berusaha menghindari tabrakan, Firman membanting kemudi ke kiri. Nahas, sedan di belakangnya terlalu dekat. Brakkk… tabrakan tak terhindarkan. Nahas, saat jatuh itu jaket korban tersangkut di kolong mobil. Adapun Y yang panik malah tancap gas.

”Pengemudi sedan terus melaju ke arah Cijerah, menerobos Gerbang Tol Pasirkoja tanpa mengambil tiket tol dan terus menyeret tubuh korban,” kata Erwin. Y baru dapat dihentikan di Km 116,600 Tol Cipularang beberapa meter sebelum Gerbang Tol Cikamuning atau setelah menempuh jarak sejauh 30 km. Tersangka Y berhenti setelah sebuah bus memepet mobilnya karena sopir bus melihat ada tubuh yang terseret di bawah mobilnya.

Sebelumnya sejumlah warga sempat mengejar Y dengan menggunakan sepeda motor dan nekatmasukkejalantolPasirkoja. Namun karena mobil yang dikemudikan Y terlalu kencang, warga memilih memutar arah dan keluar melalui Gerbang Tol Barosdanmelaporkanke petugas Jasa Marga.

”Saat melarikan diri itu dia sempat menyerempet Panther dan bus,” tutur Erwin. Ditemui di Mapolres Cimahi, Y mengaku tak bisa menghindari tabrakan karena jarak korban terlalu dekat. Y berdalih tak berhenti karena panik setelah dikejar warga.

“Saya gugup,” kata Y. Dia juga mengaku tidak mengira tubuh korban terseret di kolong mobilnya. ”Saya benar-benar tak tahu. Begitu sadar ada jasad, saya jalan kaki hendak ke Polsek Cikamuning. Saya hanya panik oleh massa,” ungkap Y.

Nur azis
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved