Revisi UU KPK Tidak Jadi Prioritas di Tahun 2015

Minggu, 15 Februari 2015 - 00:38 WIB
Revisi UU KPK Tidak...
Revisi UU KPK Tidak Jadi Prioritas di Tahun 2015
A A A
JAKARTA - Revisi Undang-undang (UU) KPK merupakan Program Legislasi Nasional (Proglegnas), tapi tidak menjadi prioritas di tahun 2015.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani. Menurutnya, UU KPK belum bisa dipastikan kapan akan dibahas oleh Komisi III DPR.

"Ya, masuk prolegnas tapi tidak prioritas 2015," kata Arsul Sani melalui pesan singkat kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu 14 Februari 2015.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, lebih baik UU KPK direvisi setelah pembahasan RUU Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"KUHAP 2016, setelah KUHP yang dibahas 2015 ini," ucapnya.

Arsul mengatakan, alasan paling penting lantaran KUHAP merupakan induk dari sistem peradilan pidana terpadu. Idealnya sambung Arsul, urutan pembenahan sistem peradilan pidana dimulai dari KUHP sebagai hukum materil yang mengatur tentang kejahatan.

Kemudian dilanjutkan hukum atau acara yang mengatur bagaimana proses hukum terhadap dugaan kejahatan itu dilakukan. "Terus yang terakhir menata dan memperkuat lembaga penegak hukum yang tangani proses hukum tersebut," tuturnya.

"Ini meliputi Polri, Kejaksaan dan KPK ditambah dengan MA (Mahkamah Agung). Jadi dalam desain Prolegnas 2015-2019 itu bukan hanya (UU) KPK saja yang direvisi," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Jelang Pelimpahan Don...
Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved