Ogah Lapor ke Polisi, KPK Justru Curhat ke Badrodin

Jum'at, 13 Februari 2015 - 12:18 WIB
Ogah Lapor ke Polisi,...
Ogah Lapor ke Polisi, KPK Justru Curhat ke Badrodin
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melaporkan kasus teror dan ancaman yang dialami oleh pejabat struktural hingga pegawainya kepada pihak kepolisian.

Kendati demikian, beberapa pemimpin KPK telah melaporkan hal itu ke Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti.

"Iya (pertemuan itu) belum detail. Hanya sekadar menginformasikan saja. Katanya Pak Pandu (Adnan Pandu Praja) dan Pak Zulkarnain yang bertemu Pak Wakapolri (Badrodin Haiti)," ujar Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP saat dikonfirmasi, Jumat (13/2/2015).

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengatakan, pihaknya tidak akan membuat laporan polisi atas aksi teror dan ancaman yang dialami oleh pejabat struktural hingga pegawainya.

Dia menjelaskan setelah pemimpin KPK dan Polri berkoordinasi, kedua lembaga hukum tersebut sama-sama memutuskan untuk berupaya mengantisipasi agar hal serupa tidak kembali terjadi.

"Ini sudah kami koordinasikan (dengan Wakapolri). Intinya kami sama-sama menjaga situasi," ungkap Zulkarnain.

Lanjut Zulkarnain, baik KPK dan Polri akan tetap menjaga situasi untuk tetap kondusif. "Jadi tidak ada yang bertindak tanpa diketahui pimpinan. Kami harap semuanya sama-sama bisa menahan diri," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapatkan ancaman-ancaman.

Ancaman itu kata Bambang, dimulai dari panggilan-panggilan terhadap struktural KPK diduga oleh Bareskrim Mabes Pori yang tidak pada tempatnya.

"Pimpinan mengambil alih tanggung jawab itu dan sudah koordinasi dengan Wakapolri dan beliau mengatakan tidak tahu dan tidak sependapat dengan panggilan-panggilan itu," ujar Bambang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Februari 2015.

Kemudian ungkap Bambang, ada pula ancaman dari pihak-pihak lain yang sampai pada membahayakan nyawa dan keluarga.

"Ancaman yang serius itu bukan hanya kepada staf dan karyawan KPK saja tapi juga melebar pada keluarga. Menurut kami stadium ancamannya sangat eskalatif karena bisa menyangkut nyawa," jelasnya.

Namun Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti membantah jika pihak kepolisian yang melakukan pengancaman terhadap penyidik dan pegawai Biro Hukum KPK yang menangani perkara dugaan korupsi dan sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan.

"Tidak hanya ke KPK tapi, ke kita juga ada yang seperti itu, itu yang harus diwaspadai. Paling itu orang yang sengaja ingin mengadu domba. Saya sudah cek ke Kabareskrim kemarin, ternyata bukan dari anggota kita," ucapnya di Istana.(ico)
(kur)
Berita Terkait
Profil Aryanto Sutadi,...
Profil Aryanto Sutadi, Purnawirawan Polri yang Sempat Maju Capim KPK
Polri Rekomendasikan...
Polri Rekomendasikan 4 Pati Seleksi Capim dan Dewas KPK
Pernyataan Lengkap Brigjen...
Pernyataan Lengkap Brigjen Endar Priantoro Usai Dicopot dari Direktur Penyelidikan KPK
Polri Siapkan Posisi...
Polri Siapkan Posisi untuk 57 Mantan Pegawai KPK
Firli Bahuri Lantik...
Firli Bahuri Lantik 2 Deputi KPK, Salah Satunya Jenderal Polisi
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved