Menegakkan Tiga Pilar Perguruan Tinggi

Selasa, 10 Februari 2015 - 09:55 WIB
Menegakkan Tiga Pilar...
Menegakkan Tiga Pilar Perguruan Tinggi
A A A
Kelly Manthovani.
Mahasiswi Fakultas Hukum. Universitas Indonesia

Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri atas pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi sivitas akademika di seluruh universitas yang ada di Indonesia.

Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan pilar atau tujuan yang mesti dicapai oleh universitas-universitas yang ada di Indonesia dalam rangka membentuk dan menciptakan insan-insan yang kompetitif, inovatif, dan mampu menyajikan solusi bagi berbagai masalah bangsa yang datang silih berganti. Pilar yang pertama adalah pendidikan dan pengajaran.

Dengan menyandang gelar sebagai mahasiswa, yang hanya lima persen dari total populasi Indonesia, sudah seharusnya mahasiswa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mutu dirinya. Kemudian hasilnya dapat diimplementasikan dalam rangka mewujudkan darma yang kedua, yakni penelitian dan pengembangan. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia masih terbilang sedikit dibanding penelitian yang dilakukan negara-negara lain, terutama jika dibandingkan dengan negara maju.

Berdasarkan scimagojr.com, dalam ranah riset dan publikasi dokumen, Indonesia berada pada posisi bawah, yaitu di peringkat ke-61. Tiga teratas adalah Amerika Serikat, China dan Britania Raya. Melihat iklim riset yang buruk di Indonesia, maka kinilah saatnya peran perguruan tinggi dioptimalkan dengan memberdayakan mahasiswa dan dosen yang saling bekerja sama dalam melakukan penelitian dan menerbitkan jurnal-jurnal yang berkualitas yang dapat menjadi pedoman serta pertimbangan dalam pengambilan berbagai kebijakan maupun penyelesaian masalah-masalah yang terjadi di Indonesia.

Pilar ketiga, pengabdian kepada masyarakat, yang berarti ilmu serta hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa dapat diterapkan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Di sini mahasiswa dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat.

Selain mampu menjembatani hubungan masyarakat dengan pemerintah, hasil penelitian yang menghasilkan solusi tersebut dapat menjadikan masyarakat lebih aktif dan mandiri.

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa sejatinya sudah banyak dilakukan, bahkan K2N/ KKN yang dilakukan ke daerah-daerah terdepan sedikit banyaknya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di sana.

(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved