Tumbuhkan Nasionalisme di Perbatasan, Kementerian Desa Siapkan Tim Pendamping

Minggu, 08 Februari 2015 - 03:26 WIB
Tumbuhkan Nasionalisme...
Tumbuhkan Nasionalisme di Perbatasan, Kementerian Desa Siapkan Tim Pendamping
A A A
JAKARTA - Save Village merupakan salah satu program prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daera Tertinggal, dan Transmigrasi. Dalam menerapkan program tersebut, selain penguatan infrastruktur, Kementerian akan memberikan pendampingan intensif untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme masyarakat desa di daerah perbatasan.

"Pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan penting, tapi juga harus dibarengi dengan pendidikan untuk menanamkan jiwa nasionalisme di masyarakat perbatasan," ujar
Menteri Desa Marwan Jafar, seperti dikutip dari keterangan pers yang dikirimkan kepada Sindonews, Sabtu (7/2/2014).

Tim pendamping desa, menurut Marwan, sangat diperlukan bagi masyarakat di daerah perbatasan. Ini merupakan bagian dari penanganan secara komprehensif persoalan desa di perbatasan. Selain mengalami ketimpangan ekonomi, secara mental masyarakat di daerah perbatasan selalu merasa inferior jika menghadapi warga negara asing.

"Kondisinya memang memprihatinkan, oleh karena itu harus komprehensif penyelesaiannya. Mulai pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan pembinaan masyarakat harus intens dilakukan," terangnya.

Tim pendamping desa yang akan dikirim ke daerah perbatasan, kata Marwan, beranggota orang-orang yang memiliki keahlian di beberapa bidang. Tim ini akan memantau secara kontinyu perkembangan dan kebutuhan masyarakat desa daerah perbatasan. "Makanya memang harus live ini (tinggal) di daerah perbatasan. Ini penting untuk memantau dan mengawasi kebutuhan desa di daerah perbatasan dengan cepat dan tepat," katanya.

Sejauh ini Menteri Marwan mengaku kementeriannya sudah membentuk tim advance untuk menganalisis beberapa persoalan dan merumuskan solusi untuk desa di daerah perbatasan. Dari analisis yang dilakukan, Marwan akan melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga terkait untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan di desa daerah perbatasan.

"Karena Kementerian Desa tidak mungkin bisa bekerja sendiri, perlu ada sinergi dengan beberapa lembaga dan Badan yang khusus menangani daerah perbatasan seperti BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan)," imbuhnya.
(hyk)
Berita Terkait
Pariwisata Mulai Bangkit,...
Pariwisata Mulai Bangkit, Saatnya Desa Wisata Jadi Andalan
Berikut Daftar 9 Desa...
Berikut Daftar 9 Desa Terkaya yang Ada di Indonesia
Pemerintah dan DPR Setujui...
Pemerintah dan DPR Setujui Bahas Revisi Undang-undang Desa
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa...
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa Bakti untuk Negeri
Jebolan Kanada, Wilson...
Jebolan Kanada, Wilson Pilih Pulang ke Desa Bangun Ekonomi Lewat Aplikasi Sembako
Kades Pasir Permit Berhentikan...
Kades Pasir Permit Berhentikan 4 Parades Tanpa Izin Camat
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved