Bangunan Liar di Jalur Tol Becakayu Dibersihkan

Kamis, 05 Februari 2015 - 13:04 WIB
Bangunan Liar di Jalur...
Bangunan Liar di Jalur Tol Becakayu Dibersihkan
A A A
BEKASI - Sejumlah bangunan liar yang berdiri di sepanjang sisi selatan Kalimalang, Jalan KH Noer Ali dibersihkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi.

Pembersihan dilakukan sebagai upaya mendukung pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi Charles Aritonang mengatakan, sedikitnya 160 bangunan liar yang berdiri di jalan yang akan dibangun tol Becakayu sudah dirobohkan beberapa waktu lalu.

Bangunan liar yang sebelumnya marak berdiri di sekitar tiang tol Becakayu sudah tidak ada lagi mulai dari perbatasan dengan DKI Jakarta hingga Jembatan Galaxi, Jakasampurna, Bekasi Barat. Penertiban dilakukan sejak akhir Desember lalu. ”Sudah bersih. Pembangunan tol Becakayu siap dilanjutkan,” katanya kemarin.

Selain untuk proyek tol Becakayu, penertiban dilakukan untuk pembangunan jalan sisi selatan Kalimalang yang akan menggunakan dana hibah DKI Jakarta Rp60 miliar. Saat ini di lokasi tinggal puing bekas bangunan liar. Puing itu berupa bekas tembok, potongan kayu, dan lainnya. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan untuk membersihkan puing tersebut dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Tata Kota Bekasi Koswara menambahkan, sejauh ini penyediaan lahan baru sampai trase satu atau hingga Jakasampurna. Sedangkan tahap kedua Jakasampurna sampai Bekasi Timur belum ada pembahasan. Setelah mangkrak selama 17 tahun, pembangunan jalan tol Becakayu akan dikerjakan kembali mulai tahun ini. Proyek yang mandek sejak 1998 tersebut meninggalkan tiangtiang di sekitar Kalimalang.

Pembangunan tol ini terdiri atas dua seksi yaitu seksi I (Casablanca- Jakasampurna) sepanjang 11 kilometer dan seksi II (Jakasampurna-Bekasi Utara) sepanjang 10,4 kilometer. Tol Becakayu diharapkan mampu mengurai kemacetan di Jabodetabek, khususnya di Bekasi. Pembangunan jalan yang sebagian menggunakan bantaran Kalimalang dan lahan warga tersebut dikerjakan pada April dengan anggaran Rp7,2 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tol Becakayu dilengkapi transportasi massal berupa monorel dengan rute Bekasi-Cawang-Kampung Melayu- Casablanca, dan Cawang- Cibubur.

Abdullah m surjaya
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved