Tegar Hadapi Serangan Kampanye Lawan
Kamis, 29 Januari 2015 - 12:06 WIB
Tegar Hadapi Serangan Kampanye Lawan
A
A
A
QUEENSLAND - Menjelang pemilihan umum pemimpin negara bagian Queesland, Australia, pemimpin partai oposisi Annastacia Palaszczuk geram dengan serangan kampanye yang dilakukan Koalisi MP George Christensen dan menyebut serangan itu mengotori dunia politik Australia.
Adalah sebuah gambar yang membuat Palaszczuk begitu marah. Dalam laman Facebook - nya, Christensen menggambarkan Palaszczuk telanjang dan berayun dalam sebuah bola besi gantung, persis seperti adegan penyanyi pop Miley Cyrus dalam video klipnya, berjudul Wrecking Ball. Kendati itu hanya merupakan sketsa, menurut Palaszczuk gambar tersebut tidak sesuai dengan norma politik.
Tim kampanye Palaszczuk menyebut gambar ini sebagai diskriminasi gender dan menjadi bukti betapa rendahnya standar kampanye dari tim Christensen. “Pesan macam apa yang ingin dikirimkan gambar tersebut untuk perempuan di negara ini? Sangat menyedihkan melihatnya. Saya takut bangsa ini kehilangan humor politiknya,” tegas Palaszczuk, dilansirBrisbanetimes .
Sebagai seorang perempuan yang memegang posisi penting, Palaszczuk memang sering kali mendapat serangan lawannya terutama dari para pria. Namun sejak terjun ke dunia politik pada 2006 bersama dengan Partai Buruh Australia, Palaszczuk sudah tahu bagaimana caranya mengubah serangan menjadi senjata.
Kecerdasannya dalam berpolitik sendiri diturunkan dari sang ayah, Henry Palaszczuk, yang merupakan seorang veteran Partai Buruh. Palaszczuk sangat berprestasi dalam bidang akademik. Ia memiliki gelar bidang seni dan hukum dari University of Queensland serta meraih gelar master setelah mendapat beasiswa dari London School of Economics.
Sedangkan, l a n g k a h n y a menjadi pemimpin Queensland dimulai pada 2006 ketika sang ayah memutuskan pensiun dan urung mengikuti pemilu internal Partai Buruh. Palaszczuk mengajukan diri menggantikan sang ayah dan memenangkan pemilihan tersebut.
Pada pemilu 2012, ketika pemerintahan Partai Buruh digulingkan Partai Liberal, banyak pemimpin dari Partai Buruh mengundurkan diri dari kursi pemerintah. Hingga meninggalkan Palaszczuk sebagai satu-satunya calon pemimpin Partai Buruh. Dengan susah payah Palaszczuk berusaha membangun kembali partai yang telah mengalami kekalahan terburuk dalam sejarah Queesland.
Keberhasilannya mendapatkan kembali kepercayaan rakyat inilah yang mengantarkannya kepada pemilu perdana menteri Queensland 2015 ini.
Rini agustina
Adalah sebuah gambar yang membuat Palaszczuk begitu marah. Dalam laman Facebook - nya, Christensen menggambarkan Palaszczuk telanjang dan berayun dalam sebuah bola besi gantung, persis seperti adegan penyanyi pop Miley Cyrus dalam video klipnya, berjudul Wrecking Ball. Kendati itu hanya merupakan sketsa, menurut Palaszczuk gambar tersebut tidak sesuai dengan norma politik.
Tim kampanye Palaszczuk menyebut gambar ini sebagai diskriminasi gender dan menjadi bukti betapa rendahnya standar kampanye dari tim Christensen. “Pesan macam apa yang ingin dikirimkan gambar tersebut untuk perempuan di negara ini? Sangat menyedihkan melihatnya. Saya takut bangsa ini kehilangan humor politiknya,” tegas Palaszczuk, dilansirBrisbanetimes .
Sebagai seorang perempuan yang memegang posisi penting, Palaszczuk memang sering kali mendapat serangan lawannya terutama dari para pria. Namun sejak terjun ke dunia politik pada 2006 bersama dengan Partai Buruh Australia, Palaszczuk sudah tahu bagaimana caranya mengubah serangan menjadi senjata.
Kecerdasannya dalam berpolitik sendiri diturunkan dari sang ayah, Henry Palaszczuk, yang merupakan seorang veteran Partai Buruh. Palaszczuk sangat berprestasi dalam bidang akademik. Ia memiliki gelar bidang seni dan hukum dari University of Queensland serta meraih gelar master setelah mendapat beasiswa dari London School of Economics.
Sedangkan, l a n g k a h n y a menjadi pemimpin Queensland dimulai pada 2006 ketika sang ayah memutuskan pensiun dan urung mengikuti pemilu internal Partai Buruh. Palaszczuk mengajukan diri menggantikan sang ayah dan memenangkan pemilihan tersebut.
Pada pemilu 2012, ketika pemerintahan Partai Buruh digulingkan Partai Liberal, banyak pemimpin dari Partai Buruh mengundurkan diri dari kursi pemerintah. Hingga meninggalkan Palaszczuk sebagai satu-satunya calon pemimpin Partai Buruh. Dengan susah payah Palaszczuk berusaha membangun kembali partai yang telah mengalami kekalahan terburuk dalam sejarah Queesland.
Keberhasilannya mendapatkan kembali kepercayaan rakyat inilah yang mengantarkannya kepada pemilu perdana menteri Queensland 2015 ini.
Rini agustina
(ars)