Kubu Hatta-Zulkifli Berkomitmen Jaga Soliditas

Minggu, 25 Januari 2015 - 12:42 WIB
Kubu Hatta-Zulkifli...
Kubu Hatta-Zulkifli Berkomitmen Jaga Soliditas
A A A
JAKARTA - Kasus black campaign (kampanye hitam) yang ditujukan kepada calon ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dinilai sebagai upaya provokasi pihak tertentu menjelang kongres.

Kader PAN sepakat untuk tidak terpancing dengan politik adu domba seperti itu. Aparat penegak hukum diminta mengusut oknum yang mendalangi upaya provokatif tersebut.”Harus dicari siapa di balik ini, apalagi ini kategori pidana karena ada upaya provokatif. Semestinya aparat aktif mengusut dan tidak perlu tunggu laporan,” ujar Ketua DPP PAN Bidang Hukum dan Advokasi, Didi Supriyanto kepada KORAN SINDOdi Jakarta, kemarin.

Zulkifli diterpa kampanye hitam berupa penyebaran paket peti mati berisi tikus lengkap dengan foto Zulkifli Hasan. Peti tersebut dikirimkan ke beberapa kantor media di Jakarta pada Kamis (22/1). Atas penyebaran paket tersebut, Zulkifli menilainya sebagai upaya fitnah yang tak bermoral.

Didi menegaskan pelaku kampanye hitam tersebut bukan dari pihaknya. Dia justru yakin pelakunya adalah pihak ketiga yang menghendaki suasana keruh. Menurutnya, kubu Hatta Rajasa berkomitmen untuk berkompetisi dengan sehat dan fair. “Saya jamin bukan pihak Pak Hatta tidak ada.

Tidak mungkin kita melakukan perbuatan keji tersebut,” kata tim sukses Hatta itu. Didi meminta seluruh kader PAN baik itu kubu Hatta maupun kubu Zulkifli memperkuat soliditas. Sikap saling menghormati harus diutamakan dan kedua kubu harus mengantisipasi serangan yang ingin memecah belah.

”Kami merasa enggak ada yang memanas, juga tidak akan terprovokasi,” katanya. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN yang juga anggota tim sukses Zulkifli Hasan, Yandri Susanto, mengatakan kasus kampanye hitam itu tidak akan memengaruhi kontestasi di kongres yang akan digelar di Bali 28 Februari–2 Maret. Pihaknya tetap akan bersaing secara santun.

”Semua kader PAN sudah paham betul, jadi dipancing dengan apapun, kami tidak akan terpengaruh,” ujar Yandri kemarin. Dia mengecam kampanye hitam terhadap mantan Menteri Kehutanan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah yang keji. “Bersaing boleh tapi jangan black campaign, jangan menghalalkan segala cara,” ujarnya.

Dia juga membantah keras bahwa pelaku adalah dari kubu Zulkifli sendiri dengan tujuan untuk menarik simpati dan dukungan. Yandri juga mengajak kader PAN untuk menghindari upaya memecah belah partai.”Kongres PAN dijadikan ajang konsolidasi, jangan terpecah belah,” sebutnya.

Kiswondari
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Libas Arab Saudi, Timnas...
Libas Arab Saudi, Timnas Indonesia Jaga Kans Lolos Tahap Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved